Pegat Bukur Hidupkan Tradisi Lewat Perahu Naga
- 06 Jul 2025 08:03 WIB
- Samarinda
KBRN, Berau : Riuh suara sorak penonton dan dentuman genderang mengiringi jalannya Lomba Perahu Naga Open Lokal Berau yang kembali digelar di Kampung Pegat Bukur. Bertempat di kawasan Batu Bual, lomba yang kini memasuki tahun ketiga ini resmi dibuka oleh Wakil Bupati Berau, Gamalis, pada Sabtu (5/7/2025).
Ajang ini menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-65 Kampung Pegat Bukur, serta bentuk pelestarian tradisi sungai yang melekat dalam kehidupan masyarakat pesisir Berau. Lomba terbagi dalam dua kategori yakni kelas 10 pendayung dengan 28 peserta dan kelas 30 pendayung yang diikuti 14 peserta. Kegiatan dijadwalkan berlangsung hingga Selasa, 8 Juli 2025.
Kepala Kampung Pegat Bukur, Suharyadi Kusuma, mengungkapkan lokasi pembukaan tahun ini digelar di Batu Bual—wilayah yang merupakan cikal bakal berdirinya kampung. “Jalannya sudah kami buka, jadi tidak perlu lagi naik ketinting. Sekaligus ini bagian dari edukasi sejarah untuk generasi muda kampung,” katanya.
Di tengah semarak perlombaan, Suharyadi juga menyampaikan tantangan ekonomi kampung akibat tutupnya beberapa perusahaan tambang besar. Namun, pihaknya tengah menyiapkan arah baru pembangunan ekonomi yang berfokus pada sektor pertanian, perkebunan kelapa sawit dan kakao, serta pengembangan agrowisata.
“Dampak penutupan tambang sangat terasa. Tapi kami tidak tinggal diam. Kami sedang mendorong transisi ekonomi demi kemandirian kampung,” katanya optimis.
Wakil Bupati Gamalis dalam sambutannya mengapresiasi semangat masyarakat Pegat Bukur yang tetap melestarikan budaya sungai di tengah tantangan zaman. Ia menyebut, lomba perahu naga bukan sekadar olahraga, melainkan identitas budaya yang harus dijaga dan bisa menjadi daya tarik wisata unggulan.
“Sebagian besar kampung di Berau lahir dari sisi sungai. Tradisi seperti ini adalah warisan yang tidak boleh hilang. Harus terus kita hidupkan,” ucapnya.
Dengan semangat kebersamaan dan pelestarian budaya, lomba perahu naga ini diharapkan mampu memberi warna baru bagi pariwisata dan ekonomi Kampung Pegat Bukur ke depan.(SAM/Prokopim)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....