MASATA Bontang Konsultasi Dengan DPRD Bontang Pasca RDP

  • 07 Jun 2025 06:04 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Samarinda: Dewan Pimpinan Cabang Masyarakat Sadar Wisata (DPC MASATA) Kota Bontang melaksanakan pertemuan konsultatif dengan Ketua Komisi B DPRD Kota Bontang di Café Paradiso, Kamis (4/5/2025). Konsultasi ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi Gabungan DPRD Kota Bontang bersama sejumlah perusahaan industri besar seperti Pupuk Kaltim, Badak LNG, EUP dan Pemerintah Kota Bontang, terkait Program Wisata Industri.

Menurut Eko Satrya, Ketua DPC MASATA Kota Bontang, pertemuan tersebut membahas langkah konkret pasca-RDP, dengan fokus pada implementasi program wisata industri berbasis edukasi. Ketua Komisi B yang membidangi sektor pariwisata menyampaikan sejumlah arahan strategis kepada DPC MASATA Bontang, termasuk pentingnya menjalin koordinasi intensif dengan pihak perusahaan industri guna menyusun format kegiatan wisata industri yang aplikatif dan berkelanjutan.

Eko Satrya menyebutkan, salah satu poin penting yang mengemuka adalah perlunya inventarisasi hambatan dan kendala dari masing-masing perusahaan industri. Hasil inventarisasi ini nantinya akan digunakan sebagai bahan evaluasi dalam forum DPRD Kota Bontang untuk merumuskan kebijakan dan regulasi yang lebih adaptif dan berdampak luas.

Program Wisata Industri yang diusung MASATA bertujuan tidak hanya sebagai ajang kunjungan edukatif ke kawasan industri, tetapi juga sebagai sarana pemberdayaan masyarakat, penciptaan lapangan kerja, serta penyadaran akan pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan dan sosial di sekitar kawasan industri.

Eko juga menyamaikan bahwa dalam semangat kolaborasi Pentahelix (pemerintah, pelaku usaha, akademisi, komunitas, dan media), MASATA mendorong agar seluruh pihak dapat duduk bersama secara terbuka dan objektif dalam merancang solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi.

Konsultasi ini menandai langkah maju DPC MASATA dalam membangun ekosistem pariwisata industri yang inklusif, adaptif, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat serta komitmen sosial dari sektor industri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....