Temukan Surganya Anggrek di Orchidarium Balikpapan

  • 14 Mei 2025 09:17 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Samarinda : Orchidarium Balikpapan, terletak di dalam kawasan Kebun Raya Balikpapan, tempat ini menawarkan suasana yang asri dan menyegarkan, sangat cocok untuk melepas penat dari hiruk-pikuk kota. Kunjungan ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memberikan banyak pengetahuan baru tentang keanekaragaman hayati, khususnya anggrek asli Kalimantan.

Orchidarium Balikpapan berada di kawasan Hutan Lindung Sungai Wain, Kecamatan Balikpapan Utara. Lokasinya yang dikelilingi hutan tropis memberikan nuansa sejuk dan alami yang jarang ditemukan di tempat wisata lainnya. Akses menuju tempat ini cukup mudah ditempuh, baik dengan kendaraan pribadi maupun transportasi daring.

Jika pengunjung hanya berniat mengunjungi Orchidarium, sesampainya di loket tiket kendaraan tidak perlu masuk ke area Kebun Raya karena jalan masuk menuju Orchidarium berada tidak jauh dari loket tiket. Parkirkan kendaraan di depan Orchid House dan sesampainya di lokasi, pengunjung akan disambut dengan gerbang hijau yang menandakan pintu masuk ke dunia flora eksotis.

Terdapat plaza stage, papan yang berisi informasi seputar orchidarium (foto : RRI/Ratih)

Area Orchidarium mencakup lahan seluas 1,5 hektare dengan jalur trekking sepanjang 550 meter. Jalur ini dirancang rapi agar memudahkan pengunjung menjelajahi kawasan sambil menikmati koleksi anggrek yang ditata secara tematik. Pepohonan rindang di sepanjang jalur menambah kenyamanan berjalan kaki, dan beberapa gazebo tersedia untuk beristirahat sambil menikmati suasana sekitar.

Serasa menemukan surga kecil, suasana di dalam Orchidarium terasa sangat tenang dan menyatu dengan alam. Suara burung, aroma dedaunan, dan hamparan warna-warni anggrek menciptakan pengalaman multisensorial yang menenangkan. Pengunjung bisa berjalan santai sambil membaca papan informasi mengenai jenis-jenis anggrek yang ditanam.

Koleksi di Orchidarium Balikpapan mencapai 205 spesies anggrek dengan total lebih dari 2.400 spesimen. Beberapa jenis anggrek yang ditanam berasal dari eksplorasi di kawasan konservasi Kalimantan, seperti Hutan Lindung Sungai Wain dan Taman Nasional Kutai. Di antara koleksi tersebut terdapat anggrek langka seperti Phalaenopsis gigantea (anggrek bulan raksasa) dan anggrek hitam, yang menjadi flora khas Kalimantan Timur.

Anggrek bulan hybrid yang sedang mekar di Orchidarium (foto: RRI/Ratih)

Orchidarium ini resmi dibuka untuk umum pada 12 Februari 2025 oleh Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud. Orchidarium Balikpapan dibangun melalui kerja sama antara Pemerintah Kota Balikpapan dan tiga perusahaan energi yang tergabung dalam Grup PT Pertamina Hulu Indonesia, yaitu Pertamina Hulu Mahakam (PHM), Pertamina Hulu Sanga-Sanga (PHSS), dan Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT). Keberadaan tiga perusahaan ini ditandai dengan 3 zona di Orchidarium.

Anggrek Dendrobium yang sedang mekar di Orchidarium (foto: RRI/Ratih)

Untuk dapat mengunjungi Orchidarium, pengunjung cukup membayar tiket masuk Kebun Raya Balikpapan. Hingga tulisan ini diturunkan, harga tiket masuk yaitu Rp15.000 per orang untuk dewasa dan Rp12.000 per orang untuk anak-anak, sedangkan harga tiket pengunjung terjadwal yang ditetapkan Rp10.000 per orang.

Sebagai tips, pengunjung disarankan untuk mengenakan pakaian dan alas kaki yang nyaman, karena akan banyak berjalan kaki. Jangan lupa membawa air minum dan kamera untuk mengabadikan keindahan anggrek. Selain itu, penting juga untuk menjaga kebersihan dan tidak menyentuh tanaman secara langsung agar kelestarian anggrek tetap terjaga.

Orchidarium Balikpapan adalah tempat yang sangat layak dikunjungi, baik untuk rekreasi maupun pembelajaran lingkungan yang inspiratif. Yang pasti, di tempat ini pengunjung akan menemukan surga, terkhusus bagi penyuka satu diantara bunga nasional Indonesia ini.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....