Atlet Panjat Tebing Samarinda Tembus Prestasi Nasional
- 09 Feb 2026 12:51 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda — JBSM Climbing Club Samarinda merupakan salah satu klub panjat tebing aktif dan berprestasi di Kota Samarinda. Klub ini telah berdiri dan berkembang selama bertahun-tahun sebagai wadah pembinaan atlet yang konsisten, profesional, dan berorientasi pada prestasi, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Berdiri secara mandiri, JBSM Climbing Club menunjukkan komitmen kuat dalam memajukan olahraga panjat tebing di Kalimantan Timur. Pembinaan atlet dilakukan secara berjenjang, mulai dari pengenalan dasar bagi pemula hingga pengembangan atlet berprestasi.
Pelatih JBSM Climbing Club, Andriani Qiqit, mengatakan proses pembinaan dilaksanakan secara bertahap, terarah, dan berkelanjutan dengan penekanan pada teknik yang benar dan aman, kekuatan fisik, serta ketangguhan mental.
“Pembinaan atlet dilakukan melalui proses panjang dan konsisten. Kami menekankan teknik yang tepat, keselamatan, kekuatan fisik, serta mental bertanding,” ujar Andriani Qiqit kepada RRI, Senin 9 Februari 2026.
Menurutnya, olahraga panjat tebing menuntut tingkat kesadaran dan kedisiplinan yang tinggi. Kesalahan kecil dapat berakibat fatal sehingga sejak awal para anggota dibekali pemahaman tentang prosedur keselamatan, rasa tanggung jawab, serta kepercayaan antarpemanjat.
“Nilai disiplin, sportivitas, dan karakter rendah hati di tengah keberhasilan selalu kami tanamkan dalam proses latihan,” katanya.
Untuk mendukung kualitas pembinaan, JBSM Climbing Club memiliki dua lokasi latihan utama. Pertama, Student Center Universitas Mulawarman yang dimanfaatkan melalui kolaborasi dengan Pecinta Alam IMAPA sebagai ruang pembinaan atlet muda. Kedua, Venue Panjat Tebing GOR Kadrie Oening yang digunakan secara resmi dengan izin Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur sebagai pusat latihan prestasi dan persiapan kompetisi.
Seluruh atlet JBSM Climbing Club menjalani program latihan di bawah bimbingan pelatih profesional dan berpengalaman. Materi latihan disusun secara sistematis dan berkesinambungan, meliputi teknik bouldering dan berbagai kategori pemanjatan, peningkatan kekuatan, daya tahan, fleksibilitas, serta latihan fisik terukur dan terstruktur.
Lebih dari sekadar klub olahraga, JBSM Climbing Club juga menjadi ruang pendidikan nonformal yang menanamkan nilai karakter, tanggung jawab, dan kerja keras kepada para anggotanya.
Dengan semangat kebersamaan, dedikasi, dan profesionalisme, JBSM Climbing Club Samarinda terus berkomitmen mengembangkan potensi atlet lokal, memperluas prestasi, serta menjadi salah satu klub panjat tebing unggulan yang membanggakan Kalimantan Timur.
“Tidak ada pemanjat hebat. Yang ada adalah pemanjat yang terlatih. Lawan utama seorang pemanjat bukan orang lain, melainkan jalur dan dirinya sendiri,” ucap Andriani Qiqit.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....