Pelajar Kutim Raih Gelar Putra Putri Kaltim 2026

  • 29 Jan 2026 14:54 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Datang dari daerah yang jauh dari pusat ibu kota provinsi, dua pelajar asal Kutai Timur (Kutim) justru tampil sebagai yang terbaik dalam Pemilihan Putra Putri Pelajar Kalimantan Timur (Kaltim) 2026 tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA).

Mereka adalah Halomoan Arka Zora (17), siswa SMAN 2 Sangatta Utara yang meraih gelar Putra Pelajar Kalimantan Timur 2026 dan Zevanya Yiska Merlyni (17) dari SMAN 1 Kaliorang yang menyabet gelar sebagai Putri Pelajar Kalimantan Timur 2026.

Keduanya dinobatkan dalam malam puncak yang digelar di Gedung Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur, Jalan K.H. Wahid Hasyim Komplek Stadion Madya Sempaja (Pusdiklat), Samarinda, Rabu, 28 Januari 2026.

Halomoan mengaku pencapaian tersebut tidak pernah ia bayangkan sebelumnya, mengingat ketatnya persaingan antarpeserta dari berbagai daerah di Kalimantan Timur. Ia pun bersyukur, usaha panjangnya kini membuahkan hasil yang manis.

"Saya sangat senang saat diumumkan, karena menurut saya teman-teman dari grand finalist juga sangat bagus, sehingga saya sempat berpikir, 'oh mungkin kesempatan saya kecil', tapi ternyata Tuhan memberikan kesempatan itu kepada saya," ujar pelajar kelahiran 2008 itu.

Perjuangan sampai ke titik ini tidak mudah. Halomoan menjelaskan, mereka harus menjalani serangkaian kegiatan sejak hari pertama registrasi, pembekalan materi, hingga kunjungan lapangan. Terutama ketika masa karantina, yang menjadi tantangan terbesar bagi Halomoan.

Sebab, dirinya harus melawan rasa tidak percaya diri saat melihat kemampuan peserta lain. "Saya harus berani melawan insecure, melihat teman-teman yang mungkin memiliki kemampuan di atas saya dan pada akhirnya tantangan itu bisa saya kalahkan," ucapnya.

Halomoan Arka Zora (17), siswa SMAN 2 Sangatta Utara yang meraih gelar Putera Pelajar Kalimantan Timur 2026. (Foto: RRI Samarinda/Chella)

Dalam satu tahun ke depan, Halomoan pun berkomitmen membawa nama Kalimantan Timur di tingkat nasional. Ia juga akan menjalankan program advokasi yang fokus pada pendampingan pelajar yang mengalami perundungan, pelecehan seksual, maupun kekerasan fisik dan psikis.

Sementara itu, Puteri Pelajar Kalimantan Timur 2026 tingkat SMA, Zevanya Yiska Merlyni, menyebut kemenangan ini sebagai amanah besar yang harus dijalankan dengan tanggung jawab. Senada dengan Halomoan, ia mengungkapkan, tantangan terbesarnya selama mengikuti ajang ini adalah saat karantina.

"Dulu saya orangnya introvert, tapi atas usaha, atas perjuangan yang saya lewati, yang saya telah lakukan, saya bisa berada di titik ini," kata Zevanya.

Baginya, meraih gelar bukan sekadar prestasi, tetapi juga tanggung jawab untuk memberi dampak bagi pelajar lain. Karena itu, Zevanya memiliki gagasan yang ia tuangkan dalam program kerja bertajuk Pelita Kaltim.

Program ini berfokus pada pendampingan pelajar inspiratif di Kalimantan Timur. Pelita Kaltim, kata Zevanya, akan menjadi wadah bernaung, sahabat, sekaligus cahaya bagi pelajar lain.

"Di dalamnya tidak hanya akademik saja tetapi penguatan soft skill, seperti komunikasi, manajemen waktu dan juga kepercayaan diri," ucapnya.

Zevanya Yiska Merlyni (17) dari SMAN 1 Kaliorang yang meraih gelar sebagai Puteri Pelajar Kalimantan Timur 2026. (Foto: RRI Samarinda/Chella)

Pemilihan Putra Putri Pelajar Kalimantan Timur 2026 sendiri diikuti 340 pelajar jenjang SMP dan SMA dari 10 kabupaten/kota. Setelah melalui seleksi berlapis, terpilih 42 grand finalist yang melaju ke tahap karantina dan grand final.

Atas prestasinya, peraih gelar Puteri Pelajar Kalimantan Timur 2026 juga menerima apresiasi berupa uang tunai senilai Rp12 juta serta kesempatan mengikuti campus visit ke Singapura dan Malaysia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....