Amplang Deluga Meriahkan Bazar UMKM Kita Indonesia Samarinda

  • 23 Agt 2025 16:20 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Samarinda: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Amplang Deluga ikut meriahkan gelaran “Kita Indonesia” di Auditorium RRI Samarinda, Sabtu (23/8/2025). Produk camilan khas Samarinda ini menarik perhatian peserta undangan yang datang ke acara bertema pasar seni tradisional tersebut.

Deluga merupakan usaha keluarga yang dikelola Eka Susanti bersama suaminya. Usaha ini sudah berjalan sekitar empat tahun dan berawal dari komunitas relawan pembersih sungai. Nama Deluga sendiri diambil dari singkatan dua gang tempat komunitas tersebut berasal, yakni Gang Delima dan Gang 23.

“Awalnya itu suami punya komunitas relawan pembersih sungai, namanya Deluga. Jadi kita pakai nama itu untuk usaha ini,” ujar Eka.

Menurut dia, produk amplang yang mereka buat memiliki perbedaan dibanding amplang lainnya. “Kalau amplang kami insyaAllah ikannya itu real (asli) pipih. Terus kami menggunakan minyak yang satu kali goreng aja, bahan-bahannya juga berkualitas,” kata Eka, menjelaskan.

Baca juga: Dapoer Dede Harap Kita Indonesia Digelar untuk Umum

Baca juga: Usung Sembilan Rasa UMKM Yani Jaya di Kita Indonesia

Perjalanan Deluga tidak langsung mulus. Eka mengaku sempat ragu ketika memulai usaha karena banyaknya penjual amplang di Samarinda. Meski begitu, keraguan tersebut terbayarkan. Jika dulu, dalam sekali produksi Eka menghabiskan lima kilogram ikan, kini ia bisa menggunakan hingga 20 kilogram ikan pipih.

“Saya sempat mikir, ini mau jual ke mana. Apalagi pertama kali bikin cuma lima kilo ikan, setengah karung. Saya bingung mau ditaruh di mana,” ujarnya, sambil tersenyum.

Meski begitu, ia pantang menyerah sebelum mencoba. Awalnya, amplang Deluga dipasarkan secara sederhana, dengan menitipkan produk ke rumah makan. Perlahan, jalannya terbuka ketika Eka bertemu Dinas Koperasi. Dari sana, ia mendapatkan pendampingan untuk mengurus perizinan dan mengikuti pelatihan pemasaran.

“Setelah ikut pelatihan, saya jadi tahu kemasan harus diperbaiki, terus pemasaran bisa ke mana saja. Sangat terbantu sekali,” kata Eka.

Kini, amplang Deluga pun sudah merambah berbagai swalayan di Samarinda, seperti Eramart, Iwan Swalayan, dan sejumlah toko modern lainnya. Produk ini juga mulai masuk pasar luar daerah, bahkan peminatnya sudah sampai ke luar negeri.

"Untuk impor belum, tapi dibawa orang aja, kayak jasa titip," ucapnya.

Produk Amplang Deluga dibanderol dengan harga bervariasi, mulai dari Rp 10.000 hingga Rp 35.000 per kemasan. Proses produksi dilakukan bersama beberapa pekerja, sementara Eka fokus di bagian pemasaran.

Eka pun bersyukur usahanya bisa berkembang sejauh ini. “Alhamdulillah, Allah mudahkan. Dari yang awalnya ragu, sekarang bisa sampai ke banyak swalayan. Semua berkat banyak orang baik yang membantu,” ucapnya. (Chella Defa)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....