Musrenbang Samarinda Ilir Tekankan Kolaborasi Penurunan Stunting

  • 05 Feb 2026 13:58 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Pelaksanaan Musrenbang Kecamatan Samarinda Ilir Tahun 2026 juga dirangkaikan dengan kegiatan Rembuk Stunting. Forum ini menjadi bagian penting dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di Kota Samarinda.

Camat Samarinda Ilir, La Uje, mengatakan rembuk stunting sebenarnya telah dilaksanakan di tingkat kelurahan. Namun, pembahasan kembali dilakukan di tingkat kecamatan untuk penguatan komitmen bersama.

“Rembuk stunting ini menjadi perhatian kita bersama karena penurunan angka stunting merupakan tanggung jawab semua pihak,” kata La Uje di Kantor Kecamatan Samarinda Ilir pada Kamis, 5 Februari 2026.

La Uje menyebut hasil rembuk stunting telah dimasukkan dalam bidang sosial budaya. Selain itu, forum kecamatan diperlukan untuk melengkapi berita acara yang harus ditandatangani bersama.

Kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur, termasuk kader Posyandu, kader PKK, dan perwakilan kelurahan. Keterlibatan mereka dinilai penting sebagai ujung tombak pemantauan kesehatan ibu dan anak.

Menurut La Uje, pencegahan stunting harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari hulu hingga hilir. Salah satunya dengan memastikan kesiapan kesehatan pasangan usia subur sebelum menikah.

“Stunting tidak hanya dibahas setelah anak lahir, tetapi dimulai sejak perencanaan keluarga,” ujarnya.

La Uje menilai dengan keterlibatan semua pihak, penurunan angka stunting di Kota Samarinda dapat berlangsung signifikan. Targetnya, angka stunting berada di bawah ambang batas 20 persen sesuai standar WHO.

Menurutnya, keberhasilan program stunting sangat bergantung pada konsistensi pendampingan di tingkat masyarakat. Posyandu disebut sebagai garda terdepan dalam memastikan tumbuh kembang balita berjalan optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....