Babulu Laut Penyumbang Stunting Tertinggi PPU

  • 01 Feb 2026 16:46 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Penajam Paser Utara – Desa Babulu Laut, Kecamatan Babulu, tercatat sebagai penyumbang angka stunting tertinggi di Kabupaten Penajam Paser Utara sepanjang 2025. Dari sekitar enam ribu penduduk, terdapat 35 kasus stunting yang terdata di wilayah pesisir tersebut, Minggu 1 Februari 2026.

Kepala Desa Babulu Laut, Sahudi, mengatakan kondisi itu menjadi perhatian serius pemerintah desa. Hal tersebut dinilai ironis karena Babulu Laut dikenal sebagai kawasan pesisir dengan ketersediaan sumber protein laut yang melimpah.

“Kalau soal protein, seharusnya kami tidak kekurangan. Ikan ada di mana-mana. Tapi faktanya, stunting tetap tinggi,” ujar Sahudi.

Ia menuturkan, tingginya angka stunting tidak disebabkan keterbatasan pangan, melainkan pola asuh anak yang belum optimal. Menurutnya, persoalan tersebut berkaitan erat dengan pernikahan dini dan rendahnya tingkat pendidikan orang tua.

“Banyak orang tua menikah di usia sangat muda. Rata-rata pendidikannya hanya sampai SD atau SMP. Pola asuh anak belum dipahami betul,” ucapnya.

Sahudi menjelaskan, pengasuhan balita memerlukan kesabaran, pengetahuan, serta konsistensi. Namun, di lapangan masih ditemukan orang tua yang belum mampu memenuhi kebutuhan dasar tumbuh kembang anak secara optimal.

“Ada anak yang dibiarkan makan sendiri tanpa pendampingan. Kalau tidak mau makan, dibiarkan. Ini yang akhirnya berdampak pada tumbuh kembang anak,” katanya.

Selain itu, persoalan pernikahan dini di desa tersebut juga masih cukup tinggi. Data pemerintah desa mencatat sekitar 20 persen pasangan belum memiliki surat nikah dan sebagian besar merupakan pasangan usia muda.

“Kondisi ini tidak bisa dilepaskan dari persoalan stunting. Ketika kesiapan orang tua kurang, dampaknya langsung ke anak,” ujar Sahudi.

Untuk menekan angka stunting, Pemerintah Desa Babulu Laut mulai menerapkan evaluasi rutin berbasis posyandu. Sejak Januari 2026, pemerintah desa menginisiasi rapat koordinasi bulanan bersama seluruh kader posyandu di enam posyandu yang ada.

“Setiap akhir bulan setelah kegiatan posyandu selesai, kami evaluasi bersama. Kader memaparkan masalah di lapangan satu per satu,” ucapnya.

Pemerintah Desa Babulu Laut menargetkan penurunan signifikan angka stunting pada 2026. Upaya tersebut dilakukan melalui edukasi berkelanjutan kepada orang tua balita serta pendampingan intensif oleh kader kesehatan.

“Targetnya jumlah stunting harus turun,” ujar Sahudi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....