Borneo FC vs Persija: Pesut Etam Siap Hadapi Tantangan Shin Tae-yong

  • 04 Sep 2026 21:50 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, SAMARINDA – Borneo FC Samarinda akan mengawali perjalanan di BRI Super League 2026/2027 dengan menghadapi Persija Jakarta di Stadion Segiri, Sabtu malam 5 September 2026, pukul 20.00 Wita.

Laga pekan pertama ini menjadi salah satu pertandingan yang paling dinantikan. Kedua tim merupakan penghuni papan atas pada musim sebelumnya dan memiliki ambisi mengawali kompetisi dengan kemenangan.

Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, menyadari Borneo FC bukan lawan yang mudah. Selain bermain di kandang lawan, Pesut Etam merupakan runner-up kompetisi musim lalu.

Shin mengatakan kedua tim juga sudah beberapa kali bertemu. Karena itu, Persija memiliki gambaran mengenai kekuatan Borneo FC yang akan dihadapi pada laga perdana.

Meski demikian, pelatih asal Korea Selatan tersebut memastikan Persija akan tampil maksimal. Ia meminta para pemain memberikan 100 persen kemampuan dalam pertandingan.

“Borneo FC musim silam adalah tim yang kuat dan kita juga pernah bertemu. Jadi mungkin sedikit mengenal, tetapi kita tetap akan memberikan 100 persen,” kata Shin dalam konferensi pers, Jumat 4 September 2026.

Kapten Persija, Rizky Ridho, juga mengakui bermain di kandang Borneo FC bukan perkara mudah. Namun, ia menegaskan timnya lebih memilih berkonsentrasi pada persiapan internal.

Menurut Rizky, Persija telah menjalani persiapan dengan baik sebelum kompetisi dimulai. Ia berharap seluruh instruksi pelatih dapat diterapkan saat menghadapi Borneo FC.

“Semoga besok kita bisa menerapkan apa yang diberikan pelatih selama ini dan kami bisa membawa pulang tiga poin,” ujar Rizky.

Persija datang ke Samarinda dengan membawa 23 pemain untuk menghadapi laga perdana tersebut. Shin Tae-yong menyebut seluruh pemain yang dibawa berada dalam kondisi baik.

Dari sisi Borneo FC, manajemen memastikan tim tidak memberikan perlakuan khusus kepada Persija meski memiliki nama besar. Pesut Etam memilih mempertahankan pola persiapan yang telah dijalankan selama pramusim.

Manajer Borneo FC Samarinda, Dandri Dauri, menilai seluruh tim di Super League musim ini memiliki tantangan masing-masing. Persija tetap dipandang sebagai lawan yang harus dihadapi dengan persiapan maksimal.

“Semua tim lawan ini kuat, jadi semua harus kami hadapi,” kata Dandri seperti dikutip ILeague.

Asisten pelatih Borneo FC, Pedro Javier, menyebut kondisi fisik dan pemahaman taktikal pemain terus menunjukkan perkembangan positif. Pemain lama dan pemain baru juga mulai membangun chemistry di dalam tim.

Secara rekor pertemuan, Borneo FC memiliki catatan lebih baik dalam 10 pertemuan terakhir. Pesut Etam mencatat enam kemenangan, sedangkan Persija baru meraih satu kemenangan dan tiga laga lainnya berakhir imbang.

Pada pertemuan terakhir di Stadion Segiri, Borneo FC juga berhasil mengalahkan Persija dengan skor 3-1 pada September 2025. Sementara pertemuan terakhir kedua tim di Jakarta pada Maret 2026 berakhir imbang 2-2.

Rizky Ridho berharap pertandingan perdana tersebut berlangsung dengan atmosfer positif. Ia secara khusus meminta suporter Persija dan Borneo FC menjaga hubungan baik di dalam maupun luar stadion.

“Ketika nanti Borneo away, kita sambut baik juga mereka,” kata Rizky.

Duel Borneo FC kontra Persija menjadi ujian awal bagi kedua tim untuk mengukur kesiapan menghadapi persaingan Super League 2026/2027. Dukungan publik Stadion Segiri akan menjadi salah satu modal Pesut Etam untuk memburu tiga poin di kandang.a

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....