AC Milan Hancurkan Manchester United 4-2, Amorim Balas Dendam

  • 16 Agt 2026 08:06 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Dunia – AC Milan tampil impresif dengan mengalahkan Manchester United 4-2 pada laga uji coba di Tarczynski Arena, Wroclaw, Polandia, Sabtu 15 Agustus 2026.

Kemenangan tersebut terasa spesial bagi Ruben Amorim yang menghadapi mantan klubnya. Milan mampu bangkit dua kali sebelum akhirnya mengendalikan pertandingan dan mencetak dua gol tambahan.

Manchester United sebenarnya membuka pertandingan dengan sangat baik. Harry Maguire membawa Setan Merah unggul ketika pertandingan baru berjalan dua menit.

Maguire menyambut umpan sepak pojok Bruno Fernandes dengan sundulan. Lorenzo Torriani yang dipercaya mengawal gawang Milan gagal mengantisipasi bola tersebut.

Milan kemudian meningkatkan tekanan dan mulai menemukan ruang di pertahanan United. Samuel Chukwueze akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-37.

Gol tersebut tercipta melalui kerja sama apik dengan Goncalo Ramos. Penyerang anyar Milan itu memilih memberikan umpan matang kepada Chukwueze yang tinggal menceploskan bola ke gawang.

United sebenarnya mempunyai peluang besar kembali unggul sebelum turun minum. Pelanggaran Koni De Winter terhadap Youri Tielemans membuat United memperoleh hadiah penalti.

Namun, Bruno Fernandes gagal menjalankan tugasnya. Torriani membaca arah tendangan Fernandes dan menggagalkannya dengan penyelamatan penting.

Kegagalan tersebut menjadi salah satu titik balik pertandingan. United memang kembali memimpin pada awal babak kedua, tetapi Milan kembali menunjukkan respons cepat.

Gol kedua United lahir setelah Filippo Terracciano melakukan kesalahan dalam menguasai bola. Bola kemudian dimanfaatkan Dorgu yang mampu menaklukkan Torriani.

Keunggulan United tidak bertahan lama. Chukwueze kembali menjadi aktor penting ketika umpan silang berbahayanya diselesaikan Alphadjo Cisse untuk membuat skor kembali imbang.

Milan kemudian semakin percaya diri. Ramos akhirnya membawa Rossoneri berbalik unggul pada menit ke-68 melalui sundulan setelah menerima umpan silang akurat Chukwueze.

Tiga menit kemudian, Milan kembali menghukum lini belakang United. Ramos mengirimkan umpan terobosan kepada Ruben Loftus-Cheek yang kemudian menaklukkan Senne Lammens.

Manchester United sempat mencoba memperkecil ketertinggalan. Namun, pertahanan Milan mampu bertahan hingga pertandingan berakhir dengan skor 4-2.

Pertandingan ini juga menjadi momen penting bagi Marcus Rashford. Penyerang Inggris tersebut kembali memperkuat Manchester United untuk pertama kalinya sejak 2024.

Rashford masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-60. Namun, kehadirannya belum mampu mengubah jalannya pertandingan yang sudah mulai dikuasai Milan.

United justru terlihat kesulitan menghadapi permainan melebar Milan. Chukwueze menjadi ancaman utama dengan kecepatan serta kemampuan mengirimkan bola ke area berbahaya.

Statistik pertandingan memperkuat dominasi Milan. Rossoneri mencatat 3,21 expected goals dari 13 tembakan.

Sementara itu, United menghasilkan 1,78 expected goals dari 10 percobaan. Nilai tersebut cukup terpengaruh peluang penalti Fernandes yang gagal dikonversi menjadi gol.

Ramos juga menunjukkan mengapa Milan rela mendatangkannya dengan biaya besar dari Paris Saint-Germain. Ia mencatat empat sentuhan di kotak penalti United dan menciptakan tiga peluang.

Chukwueze bahkan mencatat enam sentuhan di kotak penalti lawan. Ia juga menciptakan tiga peluang, sama seperti Ramos.

Sementara itu, Kemenangan ini menjadi cerita tersendiri bagi Amorim. Pelatih asal Portugal itu pernah meninggalkan Manchester United pada Januari setelah periode yang sulit di Old Trafford.

Ketika Amorim pergi, United berada di posisi keenam Liga Inggris. Mereka hanya meraih delapan kemenangan dari 20 pertandingan dengan tujuh hasil imbang dan lima kekalahan.

Situasi berubah setelah Michael Carrick mengambil alih sebagai pelatih interim. United kemudian memenangkan 12 dari 17 pertandingan terakhir.

Carrick membawa United finis di posisi ketiga. Dalam periode tersebut, Setan Merah mengumpulkan 39 poin atau menjadi tim dengan perolehan poin terbanyak.

Kini, Carrick mendapatkan kesempatan membangun tim untuk satu musim penuh. Namun, pertandingan melawan Milan menunjukkan masih terdapat sejumlah persoalan yang harus segera dibenahi.

Bagi Amorim, kemenangan tersebut menjadi semacam pembuktian. Milan mampu mengeksploitasi kelemahan United melalui pergerakan pemain sayap dan transisi cepat.

Pertahanan United juga beberapa kali kehilangan koordinasi. Empat gol Milan memperlihatkan bagaimana kesalahan individu dan ruang antarlini dapat menjadi masalah serius.

Bagi Milan, kemenangan ini menjadi modal menjelang dimulainya kompetisi resmi. Rossoneri dijadwalkan mengawali perjalanan Serie A dengan menghadapi Torino pada 23 Agustus 2026.

Manchester United masih mempunyai pekerjaan rumah sebelum memulai Liga Inggris. Setan Merah dijadwalkan bertandang menghadapi Hull City pada pekan pembuka.

Pertandingan pramusim memang tidak menentukan gelar, tetapi kekalahan 2-4 ini memberi gambaran jelas tentang pekerjaan besar Carrick. Sementara Amorim pulang dengan kemenangan atas mantan klubnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....