Mendapatkan Rekomendasi PSSI Pusat, Stadion Sadurengas Dinebahi Sesuai Standar
- 27 Jun 2026 14:14 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Paser - Pengurus Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kaltim, melakukan kunjungan ke Kabupaten Paser untuk meninjau progres pembenahan Stadion Sadurengas, untuk penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim ke-8 Tahun 2026.
Kunjungan tersebut dilakukan oleh Wakil Ketua PSSI Kaltim, Syafruddin Duntu, didampingi Sekjen nya Supono.
Pembenahan ini meliputi kontur tanah lapangan, rumput, ruang ganti pemain, toilet, tribun penonton, penerangan dan bahkan disediakan ruangan khusus wasit.
Melihat progres pembenahan yang ada di Stadiob Sadurengas, Syafruddin Duntu atau yang akrab disapa Babe Capang, menerangkan awalnya stadion ini dari permintaan Disporapar Paser dan meminta rekomendasi dari PSSI Pusat.
"Kebetulan alhamdulillah kan Sekjen PSSI Pusat itu orang Kaltim, Yunus Nusi. Akhirnya kita upayakan, mereka (Disporapar) itu memohon untuk memberikan rekomendasi lapangan ini. Kan banyak dirubah sekarang sesuai dengan standar," ujar Babe Capang. Sabtu 27 Juni 2026.
Menurutnya jika lapangan sudah sesuai dengan standarnya, maka tidak membuat canggung para legiun daerah untuk bermain di Stadion Sadurengas.
"Pertama mungkin supaya adik-adik pemain nanti kan enggak demam lapangan kan bingung. Biasa main lapangan kecil di kampung, main di sini kan bingung. Tapi kalau sudah standar PSSI ya sudah bagus itu," ucapnya.

Lebih lanjut, Babe juha menerangkan bahwa Stadion Sadurengas merupakan Kabupaten Paser yang pertama mendapatkan dispensasi dari Pusat.
Meski GOR Segiri Samarinda yang digunakan klub liga kasta tertinggi di Indonesia yakni Borneo FC, namun stadion tersebut dikatakannya masih dibawah standar PSSI karena masalah penerangan.
Babe menyebut, agar stadion bisa masuk kategori standar yang diinginkan PSSI maka perlu memenuhi persyaratan yang sudah ditetapkan.
"Pertama ruang ganti, rumput lapangan. Itu kan sangat mempengaruhi. Tribun penonton juga biar aman yang nonton, peresapan air biar hujan kan, hujan sebentar kan bisa kering. Sama penerangan itu kalau mau main malam," ujar Babe menyebutkan.
Sementara untuk rumput sintetis menurutnya tidak sesuai standar PSSI Pusat karena biasanya digunakan di lapangan mini soccer.
Namun, melihat Stadion Sadurengas ke depannya, Ia memastikan lapangan ini masuk standar yang sudah diinginkan.

"Masuk standar Nasional sudah karena kemarin ada rekomendasi di sana kan, makanya banyak dirubah ini termasuk ruang ganti," katanya.
Ke depannya, PSSI Kaltim akab terus memantau progres pembenahan lapangan di Stadion Sadurengas dan menurunkan tim untuk menguji kelayakannya, kemudian akan melaporkan hasilnya kepada PSSI Pusat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....