Asprov PSSI Kaltim Gelar Pelatihan Wasit
- 15 Jun 2025 20:16 WIB
- Samarinda
KBRN, Samarinda: Sebagai komitmen untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada, Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Kaltim menggelar pelatihan wasit dari tanggal 15-20 Juni 2025, di Kota Samarinda.
Di mana, terdata ada sebanyak 55 peserta yang mengikuti pelatihan tersebut dan terbagi kelas C2 30 orang dan kelas C3 25 orang. Sedangkan peserta ini bukan hanya dari Kaltim saja, melainkan ada yang dari Merauke, Kalsel, dan Kaltara.
Bahkan ada juga yang paling muda berusia 15 tahun asal Samarinda, yang sangat antusias mengikuti pelatihan wasit tahun ini.
Komite Wasit Asprov PSSI Kaltim, Nurdin menyebut, dibawah pimpinan Said Amin sebagai Ketua Umum Asprov PSSI Kaltim, sudah mencetak sebanyak 450 orang wasit. Sehingga kedepannya banyak target yang ingin ditembus.
"Ada target saya itu yang selama ini yang mudah-mudahan berlanjut Pak Amin itu nasional, AFC, AFF, kemudian FIFA Internasional. InshAllah di Kaltim, mudah-mudahan," kata Nurdin, Minggu (15/06/2025).
Ia pun bertekad, melalui kepelatihan ini dapat meningkatkan kualitas SDM seperti yang lalu. Apalagi saat ini sudab ada 1 orang jadi wasit di Liga 1, 2 orang di Liga 2, dan 4 orang di Liga 3.
"Harapan kami bagaimana supaya kualitas Kaltim bisa kembali seperti dulu. Marwahnya Kaltim, kami, sudah pernah Liga super LIB. Ada 15 orang bertugas di Liga 1," ujarnya menerangkan.
Sementara itu, sebagai Instruktur Pelatihan Wasit, Yandri menjelaskan, mengenai pro kontra menggunakan wait asing memang menjadi suatu ketertinggalan dengan negara lain. Namun, baginya saat ini hanya menunggu proses dari porgram yang telah dilakukan oleh PSSI Pusat.
Hal itu terlihat, saat mendatangkan mentor-mentor dari Departemen Perwasitan, untuk memberikan pelatihan dan wawasan kepada wasit di Indonesia, agar memiliki kualitas yang tidak kalah dengan wasit asing.
"Artinya kita harus menyadari bahwa untuk mencapai level tertinggi itu butuh proses. Sedangkan PSSI sekarang itu prosesnnya ke sana, kita lihat bahwa dari komite yang didatangkan dari Jepang Mr. Ogawa, trus ada Mr. Pratap yang dari Departemen Perwasitan, gunanaya itu, gunanya untuk membentuk wasit-wasit yang berkualitas," kata Yandri, menjelaskan.
Dengan kedatangan para mentor tersebut, Ia menaruh harapan besar bahwa ini dapat melahirkan wasit-wasit berkualitas.
"Harapan kita, dengan adanya beliau-beliau disini, bahwa wasit-wasit kita sudah bertambah banyak. Ada memang wasit-wasit di FIFA, memang, tapi akan tambah banyak, dan akan menurunkan wasit-wasit berkualitas, itu harapannya," ujarnya berharap.
Yandri menyebut, banyak hal yang perlu dibenahi soal perwasitan dalam memimpin suatu pertandingan. Menurutnya pola pikir perlu diperbaiki, agar wasit yang ada memiliki kualitas dan kapabilitas yang mempuni.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....