Perenang Asal Paser Raih Prestasi di APG Thailand
- 25 Jan 2026 15:29 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Paser: Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) kembali berbangga setelah putra daerah yakni atlet penyandang disabilitas asal Kabupaten Paser berhasil meraih prestasi terbaiknya dalam perhelatan ASEAN Para Games (APG) 2025 di Thailand. Atlet berprestasi asal Paser tersebut yakni Fathur Rizky Moreno, yang mendapatkan medali perak di estafet 4x100m LC Meter Freestyle Relay S14. Bersama ketiga rekannya yakni Suci, Ratih, dan Syailendra.
Tidak hanya itu, medali perak kedua kembali di raih melalui nomor estafet mix 4x100 LC Meter Medley Relay S14. Yakni Moreno, Ratih, Siti dan Syailendra.
Melihat dan menyaksikan anaknya bertanding di arena renang Thailand melalui Youtube, sebagai seorah ayah dari Moreno, Yul Rahmadhani, mengaku terharu bangga atas prestasi yang diraih anaknya itu.
Meski memiliki keterbatasan, namun putra kebanggaannya tersebut sudah tampil cukup baik menghadapi pesaingnya dari berbagai negara di lingkup Asia Tenggara.
"Alhamdulillah ya bangga, senang, terharu juga. Walaupun dapat di estafet, kemarin untuk individunya dia memang di urutan 4-5 karena tahun ini memang musuhnya seperti Thailand, Malaysia, dan Filipina. Enggak nyangka aja karena memang berat kalau untuk di S-14 ini musuh-musuhnya si Reno berat," ucap Yul dengan bangga saat dihubungi rri.co.id.
Atlet yang dikenal dengan nama Reno itu sebelumnya juga mengikuti 4 nomor tanding, namun memang belum rezekinya untuk mendapatkan medali.
Keempat nomor tersebut yakni individu bebas 200 m (urutan ke-5), gaya punggung 100m (urutan ke-5), gaya kupu-kupu 100m (urutan ke-6), gaya ganti 200m (urutan ke-4) yang dikalahkan oleh lawannya dari Thailand, Malaysia dan Filipina.
"Tapi kemarin Reno sudah berusaha semaksimal mungkin, sudah berjuang. Ya memang harus puas diurutan empat kalau yang untuk individunya," katanya.
Lebih lanjut, Yul juga mengatakan dirinya sempat menghubungi Reno setelah pertandingan dan anaknya menangis karena belum bisa memberikan medali pada kategori individu.
"Alhamdulillah ya, kemarin sempat terharu juga walaupun gagal di individu ya tapi alhamdulillah masih bisa apa dapat medali perak di estafet. Kemarin juga sempat komunikasi juga sempat telepon video sama dia kemarin sempat menitikkan air mata, sempat menangis juga kemarin anaknya," ujar Yul.
Sebagai seorang ayah pun, Yul memberikan semangat emosional kepada putranya tersebut dengan ucapan-ucapan yang membangkitkan motivasi agar tidak merasa kecewa yang berlarut lama.
"Sedih ya tapi karena Reno sudah berjuang maksimal saya bilang ya enggak apa-apa, mungkin walaupun enggak dapat tapi Reno sudah berusaha semaksimal mungkin. Saya bilang gitu aja sama Reno. Ya, intinya tetap semangat. Ya, sudah berjuang untuk Indonesia lah," katanya menyemangati Reno.
Fathur Rizky Moreno, tidak hanya kali ini saja berprestasi mengharumkan nama Timnas Indonesia, sebelumnya juga pertama kali mengikuti ASEAN Para Games di Solo pada 2022 lalu mendapatkan 2 medali emas dan 1 perunggu.
Kemudian, ASEAN Para Games di Kamboja pada 2023 lalu kembali menyumbangkan medali untuk Bumi Pertiwi dengan 1 keping medali emas dan 1 perak.
Sebelum berangkat ke Thailand dan menjalani Pelatnas selama 3 bulan di Solo, Yul mengaku anaknya Reno tidak mengeluhkan intensitas program latihan yang dijalani, malahan Ia melihat anaknya itu sangat antusias menjalani program dengan gembira. Sehingga besar harapannya Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud, bisa lebih memperhatikan atlet berprestasi.
"Minta perhatian kepada Pemerintah dan NPCI Provinsi untuk benar-benar lebih lebih maksimal lah kalau ada atlet yang Kaltim bisa memperkuat tim Indonesia. Ya, tentunya baik di daerah maupun yang di provinsi ya kiranya benar-benar lebih perhatian lagi lah kepada atlet," ujarnya menyampaikan harapan kepada Gubernur Kaltim.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....