Warga Hampir Tenggelam di Perairan Kutai Lama, Tim Security PHM Lakukan Evakuasi

  • 07 Okt 2026 15:55 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Anggana - Seorang warga yang mengalami kecelakaan di perairan TM-28, area GTS-4, wilayah Kutai Lama, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara, berhasil diselamatkan setelah perahu ketinting yang ditumpanginya terbalik dan tenggelam, Selasa, 29 September 2026.

Warga tersebut sempat hampir tenggelam sebelum mendapat pertolongan dari Tim Security Offshore CPU PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) yang sedang melakukan patroli di kawasan tersebut.

Peristiwa terjadi saat korban berlayar seorang diri dari Sungai Meriam menuju Pamengkaran dengan menggunakan perahu ketinting. Perahu itu membawa sejumlah muatan logistik berupa makanan dan barang lainnya.

Saat melintas di perairan TM-28, area GTS-4, perahu kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terbalik. Perahu beserta muatannya kemudian tenggelam.

Dalam kondisi tersebut, korban meminta pertolongan. Tim Security Offshore CPU yang tengah berpatroli menggunakan seatruck ST. Pegasus dari area GTS-4 langsung menuju lokasi kejadian.

Setibanya di lokasi, petugas melemparkan tali kapal untuk membantu korban keluar dari perairan. Proses evakuasi berlangsung hingga korban berhasil dibawa ke area aman sekitar pukul 15.17 WITA.

Lokasi kejadian diketahui berada sekitar 12 kilometer dari permukiman terdekat.

General Manager PHM Muzwir Wiratama mengatakan, respons cepat personel di lapangan menjadi bagian penting dalam penanganan kondisi darurat, khususnya di wilayah operasi yang memiliki aktivitas masyarakat di sekitar perairan.

“Kami meyakini bahwa kesiapsiagaan personel dalam merespons kondisi darurat, seperti pada kejadian ini, menjadi salah satu bagian penting dalam menciptakan lingkungan operasi yang aman bagi pekerja, masyarakat, dan lingkungan,” ujar Wira, 7 Oktober 2026. Ia juga mengingatkan masyarakat yang melakukan aktivitas di perairan agar memperhatikan aspek keselamatan sebelum berlayar.

Menurutnya, kondisi perahu dan kapasitas muatan perlu diperiksa terlebih dahulu untuk mengurangi risiko kecelakaan selama perjalanan. “Keselamatan perlu menjadi perhatian bersama, termasuk dengan memastikan kondisi perahu dan beban muatan sebelum berlayar,” tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....