Unit 2 PLTU Kaltim Teluk Operasi, PLN Target Unit 1 Rampung

  • 05 Okt 2026 16:00 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID,Balikpapan — Sistem kelistrikan di Kalimantan kian andal menyusul beroperasinya kembali Unit 2 PLTU Kaltim Teluk. Sementara itu, Unit 1 pembangkit strategis tersebut kini tengah dipacu melalui perawatan skala besar (major maintenance) agar segera menyusul memperkuat sistem interkoneksi.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi menyeluruh PT PLN (Persero) untuk memulihkan sekaligus mendongkrak kapasitas listrik regional secara berkelanjutan.

Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra), Muchamad Meiryandi, menyampaikan bahwa beroperasinya kembali Unit 2 memberikan angin segar bagi keandalan pasokan energi.

"Kembalinya Unit 2 untuk mendukung sistem merupakan perkembangan positif dalam upaya PLN memperkuat pasokan listrik Kalimantan. Di saat yang sama, pemeliharaan Unit 1 juga terus kami dorong agar dapat kembali siap mendukung sistem dengan kondisi yang optimal," ujar Meiryandi pada Senin, 5 Oktober 2026.

Poin penting terkait langkah penguatan ini meliputi:

• Fokus Pemeliharaan Unit 1: Meliputi inspeksi teknis menyeluruh, perbaikan komponen vital, hingga uji performa sebelum sinkronisasi kembali ke jaringan.

• Target Penyelesaian: Ditargetkan rampung pada akhir Oktober 2026 dengan tetap memprioritaskan standar ketat keselamatan kerja (K3).

• Kolaborasi di Lapangan: Operator PLTU, PLN Nusantara Power, mengerahkan penuh tenaga ahli dan peralatan terbaik guna memangkas waktu pengerjaan tanpa mengurangi mutu teknis.

Meiryandi menegaskan, PLN menerapkan pendekatan terpadu lintas pembangkit untuk menjaga keseimbangan beban dan pasokan di seluruh jaringan interkoneksi Kalimantan.

"Percepatan terus kami lakukan dengan tetap memastikan setiap tahapan teknis dijalankan secara tepat. Tujuannya memastikan unit benar-benar siap dan memberikan kontribusi optimal," katanya menutup perbincangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....