BIFF Perluas Akses UMKM Kaltim ke Pasar Internasional
- 05 Okt 2026 10:44 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda -Borneo International Fashion Festival (BIFF) 2026 tidak hanya menjadi ajang promosi fashion, tetapi juga membuka peluang pemasaran produk UMKM Kalimantan Timur melalui kegiatan business matching dengan buyer internasional.
Hal tersebut disampaikan oleh Project Director BIFF 2026, Anas Maghfur, di Odah Etam, Sabtu 3 Oktober 2026. Ia mengatakan penyelenggaraan festival tersebut diarahkan untuk menghidupkan industri fashion sekaligus mendorong pertumbuhan pelaku usaha yang berada di sepanjang rantai industri kreatif.
"Target kami dengan penyelenggaraan Borneo International Fashion Festival, kami ingin menghidupkan fashion supaya lebih semarak lagi di Kaltim, terutama di sektor industrinya. Jadi, bukan hanya peragaan busananya, tetapi sektor industrinya juga makin tumbuh dan berkembang," ujar Anas.
Anas menjelaskan, keterlibatan pelaku usaha dalam BIFF mencakup pengrajin, penenun, pembatik, desainer, hingga model. Desainer yang terlibat juga tidak hanya berasal dari Kalimantan Timur, tetapi dari sejumlah kota di Indonesia serta melibatkan model internasional.
Menurut Anas, business matching menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian BIFF. Kegiatan tersebut mempertemukan pelaku UMKM dan pengrajin dengan calon buyer untuk melihat produk-produk yang memiliki potensi dipasarkan di luar negeri, khususnya Australia.
"Jadi, mempertemukan sementara ini business matching-nya dengan buyer yang memang stay di Melbourne, kemudian bertemu dengan para pengrajin yang ada di Kaltim dan para UKM. Jadi, mana produk yang potensial untuk dijual di Melbourne," ujarnya.
Anas mengatakan produk yang diperkenalkan tidak terbatas pada pakaian, tetapi mencakup berbagai produk kreatif dari pelaku usaha daerah. Upaya tersebut diharapkan dapat memperluas pasar produk lokal sehingga tidak hanya bergantung pada konsumen dalam negeri.
BIFF 2026 sendiri melibatkan sekitar 30 desainer dari sejumlah daerah dan peserta internasional dari beberapa negara. Anas berharap penyelenggaraan perdana ini dapat menjadi pijakan untuk mengembangkan BIFF secara lebih besar pada tahun berikutnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....