Pelabuhan Kenyamukan Segera Dibangun, Pemkab Kutim Siapkan Anggaran Rp144 Miliar
- 30 Sep 2026 20:50 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Kutai Timur - Pembangunan Pelabuhan Kenyamukan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur, memasuki tahapan akhir sebelum pekerjaan fisik dimulai. Pemerintah Kabupaten Kutim menyiapkan anggaran sekitar Rp144 miliar untuk proyek tersebut.
Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kutim, Masrianto Suriansyah, mengatakan proses pengadaan pekerjaan telah selesai. Saat ini, pemerintah daerah masih menunggu penyedia menyerahkan jaminan pelaksanaan sebagai salah satu tahapan sebelum kontrak ditandatangani.
“Setelah jaminan pelaksanaan diterima dari penyedia dan pemenang tender, akan dilanjutkan dengan penandatanganan kontrak yang ditargetkan pekan ini,” kata Masrianto di Sangatta, Rabu, 30 september 2026.
Dari total pagu yang disiapkan pemerintah daerah, nilai penawaran pekerjaan berada di angka sekitar Rp138 miliar. Nilai tersebut lebih rendah sekitar empat persen dibandingkan pagu anggaran yang tersedia.
Masrianto menjelaskan, setelah kontrak resmi berjalan, pekerjaan akan segera diarahkan pada tahap persiapan. Hal itu diperlukan untuk memastikan seluruh kebutuhan proyek, mulai dari lokasi kerja hingga peralatan dan material, siap digunakan.
Menurut dia, waktu pelaksanaan menjadi salah satu hal yang harus diperhitungkan. Kontrak pekerjaan ditargetkan berlangsung hingga Desember 2027. Dengan asumsi kontrak ditandatangani pada akhir September 2026, kegiatan pada Oktober sampai Desember akan lebih banyak digunakan untuk menyiapkan pelaksanaan konstruksi.
“Meliputi persiapan lapangan, pengukuran, perhitungan MC-0, mobilisasi personel, peralatan, serta material. Sedangkan pekerjaan fisik efektif akan dikejar mulai Januari 2027,” ujarnya.
Untuk mengejar target penyelesaian, Dishub Kutim menyiapkan pola kerja dengan meningkatkan kapasitas pelaksanaan proyek. Penambahan jam kerja menjadi salah satu opsi, disertai penguatan ketersediaan material dan tenaga kerja.
“Semua dikali dua. Jam kerja tujuh jam bisa menjadi 14 jam per hari, ketersediaan material ditambah, begitu juga manpower untuk memenuhi kebutuhan,” katanya.
Selain kesiapan sumber daya, pengaturan lalu lintas mobilisasi juga menjadi perhatian. Aktivitas pembangunan membutuhkan ruang yang cukup untuk pergerakan alat berat, pekerja, maupun kendaraan pengangkut material di sekitar kawasan dermaga.
Masrianto mengatakan seluruh tahapan tersebut akan dipersiapkan agar pekerjaan pembangunan dapat berjalan sesuai rencana. Pemerintah daerah berharap keberadaan Pelabuhan Kenyamukan nantinya dapat memperkuat konektivitas transportasi sekaligus menunjang aktivitas ekonomi masyarakat dan daerah.
“Pemerintah daerah berharap pembangunan Pelabuhan Kenyamukan dapat berjalan sesuai tahapan, sehingga infrastruktur tersebut dapat segera mendukung aktivitas transportasi dan perekonomian di Kabupaten Kutim,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....