Pangdam VI/Mulawarman Lepas Ribuan Prajurit dan Siagakan Satgas Karhutla
- 18 Sep 2026 09:04 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Balikpapan – Semangat kebersamaan dan dedikasi tinggi membakar jiwa segenap prajurit serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kodam VI/Mulawarman. Upacara Bendera Tujuh Belasan Bulan September Tahun 2026 yang berlangsung khidmat melahirkan tekad baru dalam mengawal kedaulatan di Tanah Mulawarman, pada Kamis 17 September 2026.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kasdam VI/Mulawarman Brigjen TNI Andy Setyawan membacakan amanat tertulis Pangdam VI/Mulawarman. Menyikapi fase transisi menutup Triwulan III dan menyongsong Triwulan IV Tahun Anggaran (TA) 2026, Kasdam menekankan pentingnya pembenahan internal, disiplin tinggi, serta pengabdian tanpa batas agar seluruh elemen prajurit terus menorehkan kinerja terbaik.
Uji Ketangguhan di PerbatasanBukti nyata pengabdian tersebut kini tengah ditunjukkan oleh ketangguhan para prajurit di belantara perbatasan Kalimantan Utara. Prajurit terbaik dari berbagai kecabangan yang tergabung dalam Yonif Tim Pertempuran (YTP) 614/Raja Pandhita sedang menggembleng diri dalam Latihan Antar-Kecabangan (Ancab) di Nunukan hingga akhir Oktober 2026. Dengan merayap di rimba, menyusuri rawa, dan menembus pesisir, mereka mematangkan taktik Operasi Gerilya demi menjaga benteng terdepan Nusantara.
Selain kesiapan tempur di lapangan, penguatan organisasi juga menyasar pada penyiapan sumber daya manusia (SDM) masa depan. Komitmen merangkul kearifan lokal ditunjukkan lewat pendataan animo rekrutmen Prajurit Calon Bintara (Caba) dan Calon Tamtama (Cata) Prajurit Karier (PK) TNI AD khusus Suku Dayak yang saat ini tengah bergulir di tiap-tiap Kodim. Kabar gembira turut berembus bagi pemuda-pemudi Kalimantan. Pendaftaran daring (online) Prajurit Caba dan Cata PK TNI AD Reguler Gelombang I TA 2027 akan resmi dibuka pada awal Oktober 2026.
Kuota yang disiapkan mencapai 3.210 orang, dengan rincian 1.121 Bintara dan 2.089 Tamtama. Untuk menggembleng para calon pengawal negeri ini, Satuan Tugas Pendidikan (Satgasdik) siap didirikan di Dodikjur Rindam VI/Mulawarman dan Yonif 600/Modang. Komitmen atasi tantangan alam, tidak hanya fokus pada pembinaan internal, Kodam VI/Mulawarman juga sigap merespons tantangan alam yang berdampak langsung pada masyarakat.
Menghadapi musim kemarau yang memicu kekeringan dan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Kodam VI/Mulawarman menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah kesulitan rakyat. Patroli titik panas (hotspot) kini ditingkatkan melalui sinergi erat bersama Pemerintah Daerah, BPBD, Manggala Agni, Kepolisian, hingga relawan demi memastikan setiap jengkal tanah Kalimantan terlindungi dari ancaman kebakaran. Integritas Menuju WBK dan WBBM. Sejalan dengan kesiapan operasional dan penanggulangan bencana, penataan tata kelola internal tetap menjadi prioritas utama.
Melalui amanat tersebut, Kasdam menekankan pentingnya integritas total lewat transparansi anggaran, pencegahan pelanggaran hukum, serta persiapan matang menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada tahun 2027.
Di akhir amanat, Brigjen TNI Andy Setyawan menutup dengan pesan spiritual yang mendalam bagi seluruh personel. "Selalu hadirkan Yang Maha Kuasa dalam hati dan pikiran sebagai landasan dalam setiap pelaksanaan tugas," katanya. Upacara pun diakhiri dengan gemuruh semboyan kebanggaan Mulawarman: “Gawi Manuntung Waja Sampai Kaputing” yang berarti bekerja keras sampai tuntas dengan semangat baja hingga titik akhir.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....