Bakso Wonogiri Tembus Long Apari, Wagub Kaltim: Ini Pertanda Kuatnya UMKM Perantau

  • 14 Sep 2026 11:40 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Bakso dan mie ayam menjadi bagian dari identitas kuliner masyarakat Wonogiri yang berkembang hingga berbagai daerah di Indonesia. Hal tersebut menjadi salah satu perhatian dalam Milad ke-35 Paguyuban Gajah Mungkur (PGM) Wonogiri Kota Samarinda.

Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, mengatakan produk kuliner tersebut memiliki pasar yang luas dan mampu menjadi sarana memperkenalkan nama Wonogiri kepada masyarakat. Menurutnya, bakso, mi ayam, tahu, tempe dan jamu merupakan produk yang banyak dikembangkan masyarakat Wonogiri.

“Kita anggap bakso dan mi ayam Wonogiri sebagai salah satu kunci untuk masuk dalam algoritma media sosial, sehingga Wonogiri semakin dikenal masyarakat luas yaitu sebagai Kota Bakso, Wonogiri mendunia,” ujar Setyo kepada RRI, pada Minggu 13 September 2026.

Setyo mengatakan usaha bakso dan mi ayam telah berkembang di berbagai tempat, mulai dari warung hingga lapak kaki lima. Aktivitas tersebut dinilai memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus membawa nama Wonogiri ke berbagai wilayah.

Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, bahkan menceritakan pengalamannya menemukan usaha bakso Wonogiri saat melakukan kunjungan ke Long Apari, Mahakam Ulu. Wilayah tersebut berada di bagian paling utara Kaltim dan berbatasan dengan Malaysia.

“Ternyata tiba-tiba muncul bakso Wonogiri. Saya langsung datangi ibu-ibu itu. Katanya sudah 10 tahun buka bakso Wonogiri di Long Apari,” kata Seno Aji.

Menurut Seno, keberadaan usaha bakso hingga Long Apari menunjukkan kemampuan warga Wonogiri mengembangkan usaha di wilayah perantauan. Dalam kegiatan Milad PGM, bakso Wonogiri juga menjadi salah satu hidangan dalam ramah tamah yang mempertemukan warga dan tokoh masyarakat asal Wonogiri di Samarinda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....