Milad ke-35 PGM Perkuat Persaudaraan Warga Wonogiri di Perantauan

  • 13 Sep 2026 19:06 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Paguyuban Gajah Mungkur (PGM) Wonogiri Kota Samarinda memperingati Milad ke-35 di Garuda Badminton Hall, Samarinda, pada Minggu 13 September 2026. Kegiatan mengusung tema “Nyawiji, Ngremboko, Guyub Rukun Paseduluran Sak Lawase Ing Bumi Etam” dan dirangkaikan dengan ramah tamah serta pemotongan tumpeng.

Perayaan tersebut dihadiri Bupati Wonogiri Setyo Sukarno dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji, bersama jajaran pengurus PGM, tokoh masyarakat Wonogiri, serta pengurus berbagai paguyuban yang tergabung dalam Ikatan Paguyuban Keluarga Tanah Jawi (IKAPAKARTI).

Bupati Wonogiri Setyo Sukarno mengatakan keberadaan masyarakat Wonogiri di perantauan merupakan bagian dari kekuatan daerah yang tetap memiliki hubungan dengan daerah asal. Menurutnya, identitas tersebut dapat dijaga melalui hubungan kekeluargaan dan kegiatan kebudayaan.

Setyo menekankan pentingnya masyarakat Wonogiri menjaga sikap ketika berada di daerah lain, termasuk dengan menghormati adat dan budaya setempat. “Yang tetap harus dijaga identitas Wonogiri adalah kita harus siap untuk saling membantu, toleransi, adab, adat di mana kita berada. Jujur, ulet, dan berani kata kunci warga Wonogiri di mana pun berada,” ujar Setyo.

prosesi potong tumpeng milad ke-35 Paguyuban Gajah Mungkur (PGM) Wonogiri Kota Samarinda. (foto: RRI/zul)

Sementara itu, Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji mengajak masyarakat Jawa di Kaltim menjaga persatuan dan tidak terpecah oleh perbedaan latar belakang. Ia menyebut semangat tersebut sejalan dengan makna tema Milad PGM, yakni nyawiji yang berarti bersatu, ngremboko berarti berkembang, serta guyub rukun.

Menurut Seno, IKAPAKARTI saat ini menaungi sekitar 56 paguyuban dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. "Keberadaan paguyuban ini menjadi ruang untuk mempererat hubungan masyarakat perantauan sekaligus membangun kerja sama dengan masyarakat lokal," ujar Seno.

Rangkaian Milad ke-35 PGM kemudian berlangsung dalam suasana kekeluargaan melalui ramah tamah dengan sajian makanan khas Wonogiri, termasuk bakso Wonogiri, serta pemotongan tumpeng sebagai bagian dari peringatan ulang tahun paguyuban.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....