Uji Kompetensi Wartawan Kaltim Perkuat Profesionalisme Jurnalis

  • 10 Sep 2026 14:49 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Sebanyak 51 wartawan dinyatakan kompeten setelah mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar di Kalimantan Timur. Penutupan kegiatan berlangsung di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalimantan Timur, Kamis 10 September 2026.

Direktur Lembaga Uji Kompetensi Wartawan Pikiran Rakyat, Refa Riana, mengatakan UKW merupakan bagian dari upaya komunitas pers untuk melakukan standarisasi kompetensi wartawan. Menurutnya, pelaksanaan UKW di berbagai daerah secara bertahap telah mempersempit kesenjangan kompetensi antara wartawan di daerah dan pusat.

"UKW ini sebetulnya untuk upaya komunitas pers untuk melakukan standarisasi," ujar Refa Riana dalam penutupan UKW di Samarinda. Ia menyebut, kondisi kompetensi wartawan daerah dan Jakarta maupun Jawa yang sebelumnya cukup timpang kini semakin menyempit.

Menurut Refa, menilai peningkatan kualitas wartawan perlu terus dilakukan seiring perkembangan industri pers dan perubahan pola kerja media. Karena itu, materi kompetensi tidak hanya berkaitan dengan proses peliputan dan penulisan berita, tetapi juga mencakup pengelolaan media siber.

Refa menilai hasil UKW dapat diterapkan peserta dalam menjalankan tugas jurnalistik sehari-hari. Kompetensi yang diperoleh, menurutnya, harus menjadi dorongan bagi wartawan untuk semakin profesional dalam menghasilkan informasi bagi masyarakat.

Refa juga mengingatkan peserta yang dinyatakan kompeten agar tidak menjadikan kelulusan sebagai alasan untuk berbangga diri secara berlebihan. Sebaliknya, status kompeten harus menjadi pengingat untuk terus meningkatkan wawasan dan memahami tanggung jawab pers yang bersinggungan dengan kepentingan serta hak masyarakat.

"Jangan membuat kita jumawa, tapi malah harus membuat kita semakin sadar diri bahwa kita harus memiliki wawasan luas," katanya. Ia menegaskan, wartawan harus terus menjaga profesionalisme dan menjalankan tugas berdasarkan ketentuan jurnalistik.

Wartawan, menurut Refa, memiliki tanggung jawab besar karena pekerjaan jurnalistik bersinggungan langsung dengan hak dan kepentingan orang lain. Oleh sebab itu, wartawan tidak cukup hanya menguasai teknik jurnalistik, tetapi juga harus memiliki kesadaran terhadap etika dan moral pers.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....