Pemkab Paser Akan Suplai Air Bersih untuk Wilayah Terdampak Kekeringan
- 02 Sep 2026 07:42 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Paser - Dampak dari terjadinya musim kemarau berkepanjangan, membuat debit air di Sungai Kandilo Kabupaten Paser menjadi menurun, sehingga masyarakat mengkhawatirkan masalah kekeringan serta ketersediaan air bersih.
Terkait hal tersebut, Wakil Bupati Paser Ikhwan Antasari, menerangkan bahwa Pemkab Paser sudah berkoordinasi dengan pihak PDAM untuk mencegah kekurangan air bersih di desa-desa, maka pemerintah akan melakukan sistem menjemput bola.
"Kami memastikan wilayah-wilayah yang kekurangan air baku atau air bersih, kami akan menyuplai," ujar Wabup Paser, Ikhwan.
Dirinya pun sudah menginstruksikan kepada PDAM, Dinas Sosial maupun perusahaan-perusahaan yang berkegiatan atau berproduksi di Kabupaten Paser untuk saling bersinergi dalam menghadapi situasi saat ini.
"Mohon kita kerja samanya karena mereka yang beberapa aduan-aduan dari para kepala desa, daerah-daerah yang kekurangan air ini, ini kita yang langsung memberikan untuk suplai airnya," katanya.
Kemudian, Ikhwan juga menerangkan, berdasarkan laporan dari Perumdam Tirta Kandilo untuk saat ini kondisi air baku di Kabupaten Paser masih aman dan bisa dipakai.
"Jadi saat ini dalam kondisi masih aman kondisi air baku kita. Artinya tidak mengganggu untuk distribusi air bersih sampai ke rumah-rumah," ucap Ikhwan.
Namun sementara distribusi air akan mengalami kendala karena adanya proses perbaikan pipa lama. Kendati demikian masalah ini bakal segera diatasi.
"Inii kita coba benahi untuk semuanya," katanya.
Panjangnya musim kemarau di Kabupaten Paser dan sejumlah daerah seluruh Indonesia, membuat masalah kekeringan dan air bersih, menjadi momok bagi masyarakat.
Apalagi musim kemarau dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang membuka lahan atau hutan dengan sengaja membakarnya. Sehingga masalah kesehatan terhadap pernapasan pun menjadi persoalan tersenditi bagi Pemkab Paser dalam menangani hal tersebut.
Atas masalah ini, Ikhwan meminta peran kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Paser untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Serta menegaskan untuk tidak membuka lahan dengan cara di bakar.
"Jangan sekali-kali, saya sekali peringatkan, kita melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar. Mohon ditekankan kepada seluruh masyarakat," ujarnya Ikhwan menegaskan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....