Andi Harun: Efisiensi Anggaran Bukan Alasan Hentikan Pembangunan

  • 31 Agt 2026 17:39 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Pemerintah Kota Samarinda mengalihkan anggaran hasil efisiensi belanja untuk membiayai pembangunan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Salah satunya digunakan untuk pembangunan puskesmas dan jalan.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mengatakan pengalihan anggaran dilakukan setelah Pemkot Samarinda memangkas belanja yang dinilai tidak memberikan manfaat optimal. Di antaranya, belanja perjalanan dinas serta makan dan minum yang menurutnya telah ditekan hingga lebih dari 95 persen.

"Kita harus memotong secara sangat signifikan, 95 persen biaya perjalanan. Kemudian makan minum harus dipotong. Kalau masih 50 persen itu belum berhemat namanya. Lagian juga kan perjalanan dinas mungkin enggak sampai 10 persen yang memberi manfaat. Banyak perjalanan ini yang bohong-bohong, tipu-tipu. Kalau diperiksa semua perjalanan dinas mungkin di atas 50 persen masuk ranah hukum itu," ujar Andi Harun, usai meresmikan transformasi sejumlah fasilitas kesehatan di Gedung Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) RSUD I.A Moeis, Senin, 31 Agustus 2026.

Andi Harun mengatakan, anggaran yang berhasil dihemat kemudian diarahkan untuk membiayai program yang memiliki manfaat langsung bagi masyarakat. Misalnya, pembangunan puskesmas dan jalan.

Ia pun menegaskan, efisiensi bukan menjadi alasan untuk menghentikan pembangunan. Sebaliknya, penghematan dilakukan agar anggaran yang tersedia dapat dialihkan untuk membiayai program yang lebih prioritas dan dibutuhkan masyarakat.

“Kalau kita berhemat efektif dengan cara yang benar, Insya Allah kegiatan-kegiatan mandatori yang sifatnya publik betul-betul bisa kita laksanakan, Kalau cuma efisiensi hanya narasi, hanya slogan, itu tidak akan menyelesaikan masalah. Kita tetap melaksanakan pembangunan. Langkahnya adalah berhemat,” kata Wali Kota, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....