Pelti Paser Berangkatkan 3 Pelatih Lokal Mengikuti Coaching Clinic di Jogja

  • 30 Agt 2026 16:36 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Paser - Dalam rangka menunjang kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya di bidang kepelatihan, Pengcab Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Kabupaten Paser, akan memberangkatkan 3 pelatihnya untuk mengikuti caoching clinic.

Dimana, pelatihan pelatih cabor tenis itu akan dilaksanakan di Jogja pada 2 September 2026 mendatang.

Ada 3 nama yang dipilih untuk dapat mengikuti agenda tersebut, yakni Muhamad Roqif Haf'fan, Hendri, dan Firnas Mut'taqin. Ketiganya ini merupakan pelatih lokal asal Kabupaten Paser.

Ketua Pengcab Pelti Paser, Ibrahim Ahmad mengatakan, memberangkatkan 3 pelatih ini agar bisa memiliki sertifikasi sekaligus kembali memahami aturan-aturan terbaru dalam cabor tenis lapangan.

"Karena dia lama mungkin di atas 10 tahun akan kita sertifikatkan kembali. Karena update ilmu tenis terbaru itu selalu selalu berkembang peraturan-peraturannya. Jadi, akan kita berangkatkan ke Jogja," kata Ibrahim Ahmad kepada rri.co.id.

Ketua Pengcab Pelti Paser Ibrahim Ahmad (Om Bram)

Ia berharap, dengan memberangkatkan ketiga pelatih ini ke depannya bisa turut membantu dalam mencetak petenis-petenis lokal berkualitas yang berpotensi untuk menjadi atlet profesional, guna mengharumkan nama Bumi Daya Taka hingga ke kancah nasional.

"Yang jelas kami akan memberdayakan tenaga-tenaga lokal sebagai coach, untuk bisa melatih regenerasi baru, melatih pemain-pemain pemain-pemain berprestasi yang kita siapkan untuk kompetisi-kompetisi lokal maupun regional lainnya," ujarnya.

Pria yang akrab disapa Om Bram itu juga memastikan, dibawah nahkodanya, cabor tenis akan terus melahirkan atlet dan pelatih lokal yang berkualitas serta bersrtifikasi, agar kelak berguna dalam membela Kaltim maupun Indoensia ke depannya.

"Kemudian yang jelas kami akan mengupayakan maksimal itu memberdayakan pemain lokal yang mempunyai kompetensi tidak kalah dengan dari luar daerah. Intinya mengutamakan putra-putri daerah," ucapnya.

Selain itu, Bram juga menerangkan bahwa tidak hanya memberdayakan atlet dan pelatih lokal yang ada, bahwa wasit yang ber-KTP Paser juga turut diperhatikan dalam hal sertifikasinya dalam menunjang berbagai event daerah yang terselenggara.

Bram menyebut, pelatihan wasit bersertifikasi yang dilakukan beberapa waktu lalu ini nantinya akan diberdayakan untuk memimpin pertandingan pada Porprov Kaltim ke-VIII November 2026 mendatang.

"Wasit kita juga sangat berlimpah, mungkin 50-an ada yang telah bersertifikat karena kita melaksanakan kepelatihan wasit. Beberapa tahun lalu kita undang wasit bersertifikat, referee untuk hadir di sini sehingga bisa mendidik teman-teman supaya ketika ada event besar termasuk di Porprov nanti maupun Porprov Korpri yang lalu," ujar Bram menjelaskan.

Menurutnya dalam mencari tenaga atau SDM dalam event di Paser tidak perlu mencari dari luar daerah, karena memiliki putra dan putri lokal yang sudah mempuni serta bersertifikasi.

Apalagi kepanitiaan untuk Porprov mendatang, khusus cabor tenis memberdayakan 95 persen asli daerah Paser.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....