Ruang Guru dan Tenaga Kependidikan Buka Akses Pelatihan Mandiri bagi Guru

  • 30 Agt 2026 13:39 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Kalimantan Timur mendorong guru memanfaatkan platform Ruang GTK untuk meningkatkan kompetensi secara mandiri. Platform tersebut menyediakan berbagai materi pembelajaran yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja menggunakan perangkat yang terhubung dengan internet.

Kepala BGTK Kaltim, Wiwik Setiawati mengatakan, keberadaan Ruang GTK memberikan alternatif bagi guru yang belum memperoleh kesempatan mengikuti pelatihan secara tatap muka. Guru dapat memilih berbagai topik pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan pengembangan profesionalnya.

“Tidak ada alasan lagi bagi guru-guru yang bilang saya belum pernah ikut pelatihan karena tidak pernah dikirim oleh dinas atau dipanggil oleh BGTK,” ujar Wiwik dalam kegiatan Pelatihan Fasilitasi Kelompok Kerja PM dan KKA Tahun 2027.

Menurut Wiwik, guru yang memiliki inisiatif untuk meningkatkan kompetensi dapat mengikuti pelatihan mandiri melalui Ruang GTK. Materi yang tersedia juga dirancang agar dapat dipelajari secara praktis melalui perangkat digital, termasuk gawai yang terkoneksi internet.

Wiwik menyebutkan, fitur pelatihan mandiri menyediakan berbagai materi untuk mendukung peningkatan kompetensi guru. Peserta juga dapat mengerjakan latihan pemahaman sebagai bagian dari proses belajar pada setiap topik pelatihan.

“Materinya dibuat singkat untuk memudahkan Bapak Ibu melakukan pelatihan secara mandiri kapanpun dan di mana pun melalui gawai Android yang terkoneksi dengan internet,” ujarnya pada Jumat 28 Agustus 2026.

Selain pelatihan mandiri, Ruang GTK juga menjadi bagian dari arsitektur pembelajaran dalam program PM dan KKA. Platform tersebut menyediakan bahan pembelajaran, evaluasi dan ruang diskusi yang mendukung proses pelatihan serta memungkinkan pembelajaran berlangsung secara lebih fleksibel.

BGTK Kaltim berharap optimalisasi Ruang GTK dapat membangun budaya belajar berkelanjutan di kalangan guru. Pemanfaatan platform digital tersebut sekaligus menjadi langkah untuk memperluas akses pengembangan profesional tanpa sepenuhnya bergantung pada pelatihan yang diselenggarakan secara luring. (zul)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....