Kemenkum Gelar E-Voting Calon Kakanwil Kaltim, Pegawai Diberi Ruang Pilih Pemimpin
- 26 Agt 2026 11:29 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Timur menggelar e-voting untuk memilih calon Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Kaltim, pada Rabu 26 Agustus 2026. Pelaksanaan ini menjadi bagian dari terobosan Kementerian Hukum dalam memberikan ruang partisipasi kepada pegawai untuk menentukan calon pimpinan di wilayahnya.
Kepala Biro Sumber Daya Manusia Kementerian Hukum, Sunu Tedy Maranto, mengatakan e-voting merupakan gagasan Menteri Hukum yang tetap dilaksanakan dalam koridor sistem merit dan manajemen talenta. Para kandidat yang mengikuti proses pemilihan sebelumnya telah melalui tahapan seleksi dan dinilai memenuhi kualifikasi sebagai calon pimpinan.
“Calon kandidat yang kami sajikan pada hari ini adalah calon-calon yang memang sudah memenuhi kualifikasinya. Bagaimana mekanisme pemilihannya, silakan kami tidak pernah ada intervensi,” kata Sunu Tedy Maranto.
Sunu menjelaskan, pelaksanaan e-voting Kaltim merupakan yang ketiga setelah sebelumnya diterapkan di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Timur dan Sumatera Utara. Kaltim dipilih karena memiliki wilayah dan beban kerja yang besar, termasuk masih mengampu pelayanan di dua provinsi, yakni Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.
Menurut Sunu, keterlibatan pegawai dalam pemilihan diharapkan dapat memperkuat dukungan jajaran terhadap pimpinan yang nantinya ditetapkan. Pegawai diberi kebebasan menentukan pilihan tanpa adanya intervensi dari pusat maupun pihak lain.
“Inilah yang diharapkan, dukungan dari para jajaran kepada Kakanwilnya. Tidak ada salahnya apabila seorang calon Kakanwil dapat dipilih oleh pegawai yang nanti ke depan akan dipimpin,” ujarnya.
Sistem e-voting sendiri disiapkan oleh Kementerian Hukum dari sisi infrastruktur dan teknologi informasi untuk menjamin kelancaran pelaksanaan. Sementara itu, keputusan mengenai kandidat yang dipilih sepenuhnya diserahkan kepada pegawai yang memiliki hak untuk memberikan suara.
Sunu berharap inovasi tersebut dapat memperkuat keterbukaan, akuntabilitas, dan kepercayaan pegawai terhadap proses penentuan pimpinan. E-voting juga diharapkan menjadi bagian dari upaya membangun kepemimpinan yang memiliki legitimasi serta dukungan kuat dari jajaran internal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....