Pemkot Balikpapan Resmi Luncurkan B-Connect untuk Perkuat Ekosistem Smart City
- 23 Agt 2026 19:32 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Balikpapan - Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan resmi meluncurkan Balikpapan Connectivity (B-Connect), sebuah platform integrasi mobilitas berbasis digital untuk memperkuat pengawasan lalu lintas dan layanan publik terpadu. Sistem kendali cerdas ini diresmikan langsung oleh Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud, di kawasan Jalan M.T. Haryono, Balikpapan Selatan, pada Minggu 23 Agustus 2026.
Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk adaptasi serta persiapan Balikpapan dalam menguatkan posisinya sebagai kota pintar (smart city), sekaligus gerbang utama dan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Rahmad Mas'ud menyampaikan rasa bangganya atas terobosan digital ini. Ia menekankan transformasi menuju smart city bukan sekadar mengadopsi teknologi mutakhir, melainkan tentang membangun ekosistem pelayanan publik yang responsif.
"Smart city bukan sekadar membangun teknologi, tetapi membangun budaya baru dalam pelayanan publik yang cepat, tepat, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Melalui B-Connect, pengawasan lalu lintas kini jauh lebih terpadu, transparan, dan mampu memberikan rasa aman serta nyaman bagi para pengguna jalan," ujar Rahmad.
Ia berharap inovasi hasil kolaborasi lintas sektor ini dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan, Muhammad Fadli Patturrahman, menjelaskan B-Connect dirancang khusus untuk mengatasi berbagai tantangan mobilitas yang berkembang pesat seiring bertambahnya populasi kota. Platform ini mengintegrasikan belasan layanan utama Dishub, mulai dari perizinan hingga pemantauan kondisi lapangan secara real-time.
"Inovasi ini lahir dari kebutuhan kota yang berkembang pesat. Masalah seperti parkir liar, pengendalian lalu lintas, serta keterbatasan jangkauan pemantauan menjadi alasan utama hadirnya platform ini. Berbeda dengan sistem ATCS konvensional yang hanya menampilkan kepadatan jalan, B-Connect menyajikan data real-time yang didukung kecerdasan buatan (AI). Platform ini mengintegrasikan ratusan kamera CCTV di berbagai titik strategis, sehingga masyarakat bisa memantau kondisi jalan secara langsung lewat genggaman sebelum beraktivitas," ucapnya.
Dishub Balikpapan juga akan mengaktifkan voice announcer (pengeras suara) yang terintegrasi dalam sistem pengawasan ini untuk menegur pengendara yang melakukan pelanggaran di lampu merah. Ada 70 titik pengeras suara dipasang, di area depan Kantor Dishub, jalan-jalan protokol, serta sejumlah persimpangan jalan. Pemberlakuan tilang bagi pelanggar parkir akan diterapkan secara berkala dalam kurun waktu 6 hingga 12 bulan ke depan.
Masa tenggang ini sesuai dengan arahan Wali Kota untuk memberikan edukasi dan pemahaman terlebih dahulu kepada pengendara.
Bersamaan dengan peluncuran sistem digital ini, Pemkot Balikpapan turut meresmikan fasilitas fisik penunjang berupa Halte B-Connect untuk meningkatkan kenyamanan warga dalam menggunakan transportasi publik modern, seperti bus Balikpapan City Trans (Bacitra).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....