PODSI Paser Daftarkan Atlet BPJS Ketenagakerjaan, untuk Jamin Keselamatan

  • 21 Agt 2026 17:50 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Paser - Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kabupaten Paser sangat memperhatikan keselamatan atletnya, apalagi dalam program persiapan khusus menjelang Pekab Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VIII Tahun 2026.

Dengan intensitas yang tinggi dan volume program latihan yang dinaikkan, maka PODSI Paser sudah menjamin para patriot olahraganya dengan didaftarkan dalam jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan.

Hal ini seperti yang dikatakan Sekretaris Umum Pengcab PODSI Paser, Hafidz Sahid, bahwa sebelumnya itu sudah berkoordinasi dengan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Paser mengenai BPJS Ketenagakerjaan.

(Dari kiri) Sekum PODSI Paser Hafidz Sahid, Ketua Podsi Paser Ikhwan Antasari, Pelatih Dayung Paser Yunus.

Namun, saat ini belum bisa dilakukan karena menyesuaikan anggaran dan kemungkinan nantinya akan didaftarkan dua atau sebulan sebelum pelaksanaan Porprov.

"Jadi kami pengurus dengan support Ketua PODSI Paser, kami daftarkan secara mandiri ini atlet dan pelatih itu ada sekitar 55 orang, termasuk dengan ofisial," kata Hafidz saat ditemui rri.co.id.

Inisiatif yang baik dilakukan oleh Pebgcab PODSI Paser dibawah nahkoda Ikhwan Antasari ini, karena tidak ingin atletnya mengalami masalah di kemudian hari. Mengingat intensnya program latihan yang dijalani hampir disetiap harinya.

"Karena saat ini kan latihan sudah pagi sore. Jadi ya kami pikir rawan cedera, risiko yang kita enggak menghindari ya. Dan agar tidak terjadi risiko-risiko itu tapi kita ada-ada upaya lah. Paling tidak dengan kepesertaan BPJS secara mandiri," ujarnya.

Tidak hanya itu, Hafidz juga menerangkan bahwa dalam menunjang atlet menjalani program latihan dengan maksimal, maka Ikhwan mengeluarkan dana pribadinya untuk membelikan suplemen dan vitamin agar latihan tetap fit dan terjaga.

Meski tidak banyak yag diberikan, namu PODSI Paser terus berupaya agar bisa membantu memenuhi kebutuhan atlet saat menjalani program latihan yang optimal.

"Upaya-upaya pengurus khususnya Ketua PODSI men-support terus ini ketika kita butuh vitamin, gizi gitu ya, support walaupun mungkin tidak sepenuhnya. Kalau biasanya telur bisa dikonsumsi empat, ya kita sanggupnya cuma dua dulu gitu kan. Tapi tetap diupayakanlah, alaupun ya belum mencukupi yang seharusnya," katanya Hadidz menerangkan.

Hafidz pun mengakui bahwa PODSI Paser memahami dengan gejolak fiskal saat ini akan masalah efisiensi anggaran sehingga segala persiapan atlet semua cabir menjadi terbatas.

Kendati demikian, menurutnya masalah tersebut dapat diatasi jika baik pengurus cabor, atlet dan pelatih saling kerja sama serta memahami akan kondisi ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....