KPID Kaltim Dorong Penyiaran Sehat Dukung Pembangunan IKN
- 20 Agt 2026 07:56 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Timur Bidang Pengawasan Isi Siaran, Daniel Abdi Sihotang, menegaskan pentingnya penyiaran yang sehat dan berkualitas dalam mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Hal itu disampaikan Daniel saat menjadi narasumber dialog interaktif di Studio Produksi IKN, bertepatan dengan peresmian studio pada Senin, 17 Agustus 2026. Dialog tersebut mengangkat tema “Semarak Kemerdekaan dalam Mengutamakan Peran Penyiaran yang Sehat dan Berkualitas” dalam momentum Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia.
Menurut Daniel, kehadiran Studio Produksi IKN menjadi bagian penting dalam memperkuat penyebaran informasi mengenai pembangunan Nusantara kepada masyarakat luas.
“Keberadaan studio ini semakin strategis karena IKN tidak hanya menjadi pusat pemerintahan baru, tetapi juga membutuhkan dukungan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab,” ujar Daniel.
Daniel menyebut RRI telah mengudara di IKN selama dua tahun dan berperan sebagai penghubung, mediator, serta penyampai informasi pembangunan kepada masyarakat Kalimantan Timur dan Nusantara.
“Penyiaran memiliki posisi penting sebagai jantung informasi karena mampu menjangkau masyarakat secara luas mengenai berbagai perkembangan pembangunan IKN,” katanya.
Ia menilai semangat pemerataan pembangunan yang pernah disuarakan Presiden ketujuh Republik Indonesia perlu terus diperkuat melalui penyiaran yang mampu memberikan informasi secara luas dan bertanggung jawab.
Sebagai lembaga pengawasan penyiaran di daerah, KPID Kaltim berpedoman pada Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran, termasuk tujuan penyiaran dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan memperkukuh integrasi nasional.
Daniel juga mengapresiasi kehadiran RRI di IKN serta mendorong agar informasi pembangunan Nusantara disiarkan secara lebih luas dengan tetap mengedepankan kualitas, keberimbangan, dan kepentingan publik.
“Kami berharap kolaborasi antara RRI, KPID, OIKN, pelaku usaha, dan insan penyiaran terus diperkuat agar ekosistem penyiaran di IKN berkembang sehat dan mampu menjadi sumber informasi terpercaya bagi masyarakat,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....