Halo RRI: Warga Kubar Soroti Karhutla dan Kualitas Air

  • 19 Agt 2026 14:44 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla yang semakin sering terjadi menjadi perhatian masyarakat Kutai Barat, Kalimantan Timur. Kondisi tersebut dinilai mengganggu aktivitas warga akibat asap dan dikhawatirkan berdampak terhadap kualitas air.

Hal ini disampaikan Hanyek, warga Kutai Barat, dalam program Halo RRI yang disiarkan Pro 1 RRI Samarinda, Rabu 19 Agustus 2026.

Menurut Hanyek, kejadian karhutla yang berulang membuat asap semakin sering dirasakan masyarakat. Kondisi tersebut juga dikhawatirkan dapat mengganggu kesehatan, khususnya pernapasan warga.

“Asapnya ini cukup mengganggu pernapasan masyarakat. Karhutla semakin sering terjadi dan kami berharap pemerintah memberikan perhatian,” kata Hanyek.

Selain persoalan asap, Hanyek turut menyoroti kondisi air di sejumlah wilayah Kutai Barat. Ia mengkhawatirkan kualitas air dapat terdampak akibat kondisi lingkungan yang terjadi.

“Kami juga khawatir dengan kondisi air di beberapa wilayah. Pemerintah perlu melihat kondisi ini secara serius,” ujarnya.

Hanyek berharap pemerintah dapat meningkatkan perhatian dan penanganan terhadap karhutla serta dampaknya bagi masyarakat. Ia juga berharap kondisi lingkungan dan kualitas air mendapat pemantauan lebih lanjut.

Program Halo RRI hadir setiap Senin, Rabu, dan Jumat pukul 09.00 Wita melalui Pro 1 RRI Samarinda 97,6 FM. Program tersebut mengusung slogan “Suara Anda Solusi Bersama” sebagai ruang dialog publik bagi masyarakat.

Melalui program ini, masyarakat dapat menyampaikan aspirasi, keluhan, dan masukan terkait pelayanan publik. Informasi dari masyarakat selanjutnya dapat diteruskan kepada instansi berwenang sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....