Ketua DPRD Kaltim Maknai Kemerdekaan Sebagai Hari Sakral
- 17 Agt 2026 15:53 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda — Ketua DPRD Kalimantan Timur Hasanuddin Mas’ud menyebut 17 Agustus bukan sekadar peringatan kemerdekaan. Menurutnya, tanggal tersebut memiliki makna sejarah dan spiritual yang mendalam bagi bangsa Indonesia.
Hal itu disampaikan Hasanuddin kepada RRI usai mengikuti upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di GOR Kadrie Oening Samarinda, Senin 17 Agustus 2026. Ia menilai peringatan kemerdekaan harus dimaknai lebih dalam daripada sekadar seremoni tahunan.
Hasanuddin mengatakan angka 17 memiliki makna khusus dalam kehidupan umat Islam. Hal itu berkaitan dengan jumlah rakaat salat wajib yang dilaksanakan umat Islam dalam sehari.
Menurutnya, nilai spiritual tersebut menjadi salah satu alasan dirinya memandang 17 Agustus sebagai momentum yang sakral. Makna itu semakin kuat karena kemerdekaan Indonesia diproklamasikan pada 17 Agustus 1945 yang bertepatan dengan bulan Ramadan.
“Tanggal 17 Agustus bagi saya memiliki makna yang sakral, karena selain sejarah kemerdekaan, ada nilai spiritual yang kuat,” ujar Hasanuddin. Ia juga mengingatkan bahwa Pembukaan UUD 1945 menegaskan kemerdekaan Indonesia diraih atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa.
Hasanuddin mengajak masyarakat menjadikan peringatan kemerdekaan sebagai momentum untuk menghargai perjuangan para pendiri bangsa. Menurutnya, nilai perjuangan tersebut perlu diteruskan melalui semangat membangun Indonesia yang lebih baik.
Ia menegaskan tanggal 17 Agustus akan selalu menjadi hari yang sakral baginya sekaligus momentum penting bagi seluruh bangsa Indonesia. Hasanuddin berharap nilai sejarah dan spiritual kemerdekaan terus dijaga serta diwujudkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....