Karhutla Hanguskan Satu Hektare Semak Belukar di Muara Komam
- 08 Agt 2026 17:41 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Jalan Poros Desa Mampo, Kelurahan Muara Komam, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Kamis 6 Agustus 2026 sekitar pukul 14.10 WITA. Kebakaran menghanguskan sekitar satu hektare lahan yang didominasi semak belukar.
Petugas Pusdalops BPBD Provinsi Kaltim, Muriono, berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Paser menyebutkan, kejadian tersebut diketahui setelah petugas piket pemadam kebakaran menerima informasi dari warga bernama H. Jainal melalui WhatsApp.
Setelah menerima laporan, tim pemadam kebakaran sektor Kecamatan Muara Komam langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Petugas juga melakukan koordinasi guna mencegah api meluas ke area lahan lainnya.
“Laporan diterima sekitar pukul 14.10 WITA dari warga yang menginformasikan adanya kebakaran lahan di daerah Mampo. Tim pemadam langsung menuju titik kebakaran,” ujar Muriono.
Berdasarkan hasil assessment Pusdalops BPBD Kabupaten Paser, lahan yang terbakar merupakan area semak belukar dengan luas sekitar satu hektare. Hingga penanganan dilakukan, pemilik lahan tersebut belum diketahui.
Pemadaman dilakukan secara bersama-sama oleh Damkar Sektor Kecamatan Muara Komam dan warga sekitar. Tim menggunakan peralatan pemadaman untuk mengendalikan api sekaligus mencegah kobaran merembet ke lahan yang belum terbakar.
Dalam operasi tersebut, petugas mengerahkan satu unit mobil dalkarhutla dan satu unit mobil suplai berkapasitas 4.000 liter air. Dukungan warga sekitar turut membantu mempercepat proses pemadaman di lokasi kejadian.
Kondisi cuaca saat kebakaran berlangsung dilaporkan cerah. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan petugas karena api pada lahan semak belukar berpotensi menyebar apabila terdapat hembusan angin dan material kering yang mudah terbakar.
Pusdalops BPBD Kabupaten Paser melakukan assessment terhadap lokasi kejadian untuk memastikan kondisi terkini dan perkembangan penanganan. Upaya pemadaman juga difokuskan agar api tidak menjalar ke kawasan yang lebih luas.
BPBD mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama saat kondisi vegetasi kering. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila melihat titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.
Kebakaran lahan di kawasan Mampo ini menjadi salah satu kejadian hidrometeorologi kering yang mendapat penanganan oleh unsur gabungan. Koordinasi antara petugas pemadam dan masyarakat dinilai penting untuk mencegah kebakaran meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....