Polsek Sepaku Gandeng Sekolah Perkuat Pencegahan Bullying hingga Narkoba

  • 04 Agt 2026 10:25 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Penajam Paser Utara – Upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman tidak cukup hanya mengandalkan guru dan orang tua. Keterlibatan aparat kepolisian melalui pendekatan edukatif dinilai menjadi langkah penting untuk mencegah berbagai persoalan yang mengancam dunia pendidikan, mulai dari perundungan (bullying), kenakalan remaja, hingga penyalahgunaan narkoba.

Komitmen tersebut diwujudkan Polsek Sepaku dengan menjalin kerja sama bersama Sekolah Dasar Gugus III dan IV Kecamatan Sepaku melalui penandatanganan nota kesepahaman yang digelar di Aula Bhayangkari Polsek Sepaku, Desa Tengin Baru, 4 Agustus 2026.

Kegiatan dipimpin Kapolsek Sepaku AKP Syarifuddin dan dihadiri jajaran personel Polsek Sepaku serta para kepala sekolah dari SD Gugus III dan IV Kecamatan Sepaku.

Melalui kerja sama tersebut, Polsek Sepaku bersama sekolah akan menjalankan berbagai program pembinaan yang mencakup penyuluhan hukum, pendidikan tertib berlalu lintas, pencegahan perundungan, pencegahan penyalahgunaan narkoba, penguatan karakter, hingga penanaman nilai-nilai kebangsaan kepada peserta didik.

Kapolres Penajam Paser Utara AKBP Andreas Alek Danantara melalui Kapolsek Sepaku AKP Syarifuddin mengatakan sekolah merupakan mitra strategis dalam membangun kesadaran hukum sejak usia dini.

"Polri memiliki tanggung jawab moral untuk hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra pendidikan dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa. Melalui kerja sama ini, kami ingin membangun komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi yang berkesinambungan dengan seluruh satuan pendidikan agar berbagai potensi gangguan keamanan maupun permasalahan sosial di lingkungan sekolah dapat dicegah sejak dini melalui langkah-langkah edukatif dan preventif," ujarnya.

Menurut Syarifuddin, tantangan yang dihadapi dunia pendidikan saat ini tidak hanya berkaitan dengan proses belajar mengajar, tetapi juga perkembangan sosial yang memengaruhi perilaku anak. Karena itu, pendidikan karakter perlu diperkuat melalui kolaborasi berbagai pihak, termasuk kepolisian.

Program kemitraan ini diharapkan menghadirkan polisi sebagai sahabat anak melalui kegiatan penyuluhan dan pendampingan yang dilakukan secara berkala di lingkungan sekolah. Dengan pendekatan tersebut, siswa tidak hanya mengenal tugas kepolisian sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra yang memberikan edukasi dan perlindungan.

Selain menyasar peserta didik, kerja sama ini juga membuka ruang komunikasi antara sekolah dan kepolisian dalam mengantisipasi berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan lingkungan belajar.

Bagi masyarakat, sinergi antara sekolah dan kepolisian memiliki arti penting karena pembentukan karakter anak tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Keterlibatan guru, orang tua, aparat, dan lingkungan sekitar menjadi fondasi untuk membangun generasi yang disiplin, taat hukum, serta memiliki kepedulian terhadap sesama sejak usia dini.

Melalui kolaborasi tersebut, Polsek Sepaku berharap upaya pencegahan berbagai persoalan sosial di lingkungan sekolah dapat dilakukan lebih awal. Pendekatan preventif yang mengedepankan edukasi dinilai menjadi investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 2045.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....