Menuju Hari Radio, RRI Fest dan Bintang Radio 2026 Siap Digelar di Samarinda
- 30 Jul 2026 14:25 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Panitia RRI Fest dan Bintang Radio 2026 RRI Samrinda mulai mematangkan konsep penyelenggaraan dua agenda tahunan Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI). Tahun ini, kedua kegiatan dirancang tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Hari Radio Nasional ke-81, tetapi juga memperkuat fungsi RRI sebagai media publik yang menghadirkan ruang kolaborasi, pemberdayaan ekonomi masyarakat, pelestarian budaya, hingga pembinaan talenta muda di Kalimantan Timur.
Konsep tersebut dibahas dalam rapat perdana panitia yang berlangsung di Kantor LPP RRI Samarinda pada Kamis 30 Juli 2026. Rapat difokuskan pada penyempurnaan konsep acara, evaluasi penyelenggaraan tahun sebelumnya, serta kesiapan masing-masing bidang agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.
Kepala LPP RRI Samarinda, Siti Saraswulan, mengatakan setiap penyelenggaraan RRI Fest harus terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat. Karena itu, evaluasi menjadi bagian penting untuk menghadirkan festival yang lebih berkualitas.
"Persiapan harus kita matangkan sejak awal dengan melakukan evaluasi atas pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya. Kita lihat mana yang perlu disempurnakan, apakah ada agenda yang perlu ditambahkan, atau ada yang perlu dipending demi efektivitas dan efisiensi," ujarnya.
RRI Fest merupakan festival tahunan yang diselenggarakan RRI di berbagai daerah sebagai implementasi peran lembaga penyiaran publik yang tidak hanya menghadirkan informasi melalui siaran radio, tetapi juga membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan yang bersifat edukatif, sosial, budaya, dan ekonomi. Festival ini menjadi ruang bertemunya pemerintah, komunitas, pelaku usaha, seniman, hingga masyarakat umum dalam satu rangkaian kegiatan yang terbuka untuk semua kalangan.
Ketua Panitia RRI Fest dan Bintang Radio 2026, Raditya Hamzah, menjelaskan penyelenggaraan tahun ini tetap mengusung tema "Harmoni dalam Aksi, Bersama Membangun Negeri." Tema tersebut diwujudkan melalui enam pilar utama yang menjadi identitas RRI Fest.
Enam pilar tersebut meliputi RRI Peduli Sesama, yang menghadirkan kegiatan sosial dan pelayanan kepada masyarakat; RRI Cinta Lingkungan, melalui aksi kepedulian terhadap lingkungan; Seni dan Budaya, sebagai ruang ekspresi bagi pelaku seni lokal; Olahraga, yang diwujudkan antara lain melalui kegiatan jalan sehat; Bazar UMKM, untuk memperluas promosi produk usaha mikro, kecil, dan menengah; serta Aktivasi Digital, yang mengajak masyarakat lebih dekat dengan transformasi digital layanan RRI.
"RRI Fest diselenggarakan dengan mengusung enam pilar utama, yaitu RRI Peduli Sesama, Cinta Lingkungan, Seni dan Budaya, Olahraga, Bazar UMKM, serta Aktivasi Digital," kata Raditya.
Menurutnya, salah satu agenda yang kembali digelar ialah Jalan Sehat Bersama RRI, yang selama beberapa tahun terakhir menjadi kegiatan dengan partisipasi masyarakat yang tinggi. Selain mengampanyekan pola hidup sehat, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara RRI dengan pendengar serta berbagai mitra.
Usai rangkaian RRI Fest, RRI Samarinda akan melaksanakan Bintang Radio 2026, ajang pencarian bakat menyanyi yang merupakan salah satu kompetisi musik tertua di Indonesia. Sejak pertama kali digelar pada awal dekade 1950-an, Bintang Radio telah melahirkan banyak penyanyi nasional dan menjadi wadah pembinaan vokal yang tetap dipertahankan RRI hingga kini.
Berbeda dengan kompetisi hiburan komersial, Bintang Radio menitikberatkan pada kualitas vokal, teknik bernyanyi, penghayatan lagu, dan kemampuan tampil di atas panggung. Pemenang tingkat daerah akan mewakili Kalimantan Timur pada kompetisi tingkat nasional, sehingga ajang ini menjadi kesempatan bagi penyanyi muda daerah untuk menunjukkan kemampuan di tingkat yang lebih tinggi.
Raditya mengatakan mekanisme pelaksanaan Bintang Radio 2026 tetap mengacu pada petunjuk teknis nasional agar proses seleksi berlangsung objektif dan profesional.
"Ketentuan untuk Bintang Radio pada dasarnya sama seperti tahun-tahun sebelumnya, berbasis penilaian vokal, teknik, dan performa panggung secara objektif. Seleksinya akan dimulai setelah rangkaian RRI Fest selesai," ujarnya.
Melalui pematangan konsep yang dilakukan sejak awal, RRI Samarinda berharap RRI Fest dan Bintang Radio 2026 tidak hanya menjadi agenda peringatan Hari Radio Nasional, tetapi juga menjadi ruang partisipasi publik yang mampu menggerakkan ekonomi kreatif, memperkuat identitas budaya daerah, sekaligus melahirkan talenta-talenta baru dari Kalimantan Timur yang siap bersaing di tingkat nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....