Kabut Asap Karhutla Belum Berdampak di Kalimantan Timur

  • 30 Jul 2026 08:36 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai menyelimuti sejumlah provinsi di Pulau Kalimantan hingga kini belum berdampak terhadap wilayah Kalimantan Timur. Meski demikian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Timur tetap meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan pemantauan secara intensif, khususnya di wilayah perbatasan.

Kepala Pelaksana BPBD Kalimantan Timur, Buyung Dodi Gunawan, mengatakan berdasarkan pemantauan arah angin maupun sistem pemantauan yang dimiliki, sebaran kabut asap belum mengarah ke Kalimantan Timur. Namun, pihaknya tidak ingin lengah mengingat kondisi cuaca dan arah angin dapat berubah sewaktu-waktu.

"Sampai saat ini, berdasarkan arah angin dan hasil pemantauan melalui sistem, kabut asap belum berdampak ke wilayah Kalimantan Timur. Namun demikian, kami tetap melakukan pemantauan secara manual, terutama di wilayah Paser dan Kutai Barat yang berbatasan dan berdekatan dengan Kalimantan Tengah maupun Kalimantan Barat," ujar Buyung Dodi Gunawan kepada RRI. Kamis, 30 Juli 2026.

Menurut Buyung, pemantauan manual dilakukan untuk memastikan perkembangan kondisi di lapangan dapat segera diketahui apabila terjadi perubahan yang berpotensi memengaruhi kualitas udara di Kalimantan Timur.

BPBD Kalimantan Timur juga telah meningkatkan status kesiapsiagaan menjadi Siaga, sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi meluasnya dampak kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah daerah di Kalimantan.

"Saat ini BPBD Kalimantan Timur sudah berada pada status Siaga. Langkah ini dilakukan agar seluruh personel dan peralatan siap digunakan apabila sewaktu-waktu diperlukan dalam penanganan bencana, termasuk mengantisipasi dampak kabut asap," kata Buyung.

Ia menambahkan, koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota, instansi terkait, serta pemantauan titik panas terus dilakukan secara berkelanjutan. Masyarakat juga diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran hutan atau lahan di wilayahnya.

BPBD Kalimantan Timur memastikan akan terus memonitor perkembangan kondisi kabut asap di Pulau Kalimantan guna memastikan keselamatan masyarakat dan meminimalkan potensi dampak terhadap kesehatan maupun aktivitas sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....