FENTURUN 2026: Ribuan Pelari Padati Pantai Kilang & Serbu Layanan Digital
- 27 Jul 2026 07:34 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Balikpapan - Kawasan Pantai Kilang Mandiri mendadak menjadi lautan manusia saat 3.500 pelari memadati ajang FENTURUN 2026 (Festival Non Tunai Running Competition), pada Minggu 26 Juli 2026. Acara yang diinisiasi oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Balikpapan ini tidak hanya sukses sebagai pesta olahraga, tetapi juga menjelma menjadi pusat digitalisasi pelayanan publik dan kebangkitan ekonomi kreatif lokal.
Antusiasme masyarakat Kota Beriman dinilai luar biasa. Kepala Perwakilan BI Balikpapan, Robi Ariadi, mengungkapkan ribuan kuota pendaftaran yang disediakan panitia ludes hanya dalam waktu dua hari.
"Selain kegiatan lari, ajang ini juga dimeriahkan oleh berbagai stan (UMKM) serta kampanye masif penggunaan transaksi nontunai," ujar Robi.

Di balik kemeriahan kompetisi lari, perhatian warga justru tertuju pada deretan stan pelayanan publik milik Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan yang serba digital. Salah satu yang paling krusial dan dipadati warga adalah stan Perlindungan Sosial (Perlinsos) digital.
Dinas Sosial Kota Balikpapan memanfaatkan momentum ini untuk melakukan strategi "jemput bola" demi memvalidasi data kemiskinan dan kelayakan penerima bantuan. Agen Perlinsos Kota Balikpapan, Yansyah, memaparkan cakupan pendataan perlinsos di Balikpapan saat ini masih berada di bawah angka 50 persen.
"Kehadiran kami di sini adalah untuk mendata masyarakat yang belum terdaftar dalam program Perlinsos. Langkah ini sangat penting untuk memastikan validasi dan ketepatan data berbasis by name by address, sehingga penyaluran bantuan sosial ke depan menjadi lebih akurat dan tepat sasaran," ujar Yansyah.

Inisiatif ini disambut positif oleh warga. Shinta, salah satu peserta FENTURUN 2026, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran posko digital ini.
"Ini sangat bagus dan membantu masyarakat yang ingin mengecek status data mereka. Jika belum terdaftar, petugas di stan ini langsung sigap membantu proses input data ke aplikasi," kata Shinta.
Selain pemutakhiran data perlindungan sosial, FENTURUN 2026 juga mengintegrasikan berbagai layanan elektronik mutakhir lainnya dalam satu kawasan. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) turut hadir memfasilitasi aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Warga yang hadir juga dapat menikmati layanan pemeriksaan kesehatan gratis, serta melakukan pembayaran pajak dan retribusi daerah secara kilat menggunakan sistem pembayaran nontunai (QRIS dan perbankan digital).
Kemeriahan acara ditutup dengan kehadiran puluhan stan UMKM kuliner serta penawaran games interaktif berhadiah menarik dari berbagai sektor perbankan, yang seluruhnya mewajibkan transaksi berbasis digital. Melalui sinergi ini, BI Balikpapan dan Pemkot Balikpapan sukses membuktikan bahwa edukasi keuangan digital dapat dikemas secara menyenangkan, sehat, dan berdampak sosial nyata.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....