Targetkan 10 Emas Porprov ke-8, Akuatik Paser Miliki Komposisi Perenang Terbaik
- 16 Jul 2026 13:48 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Paser - Sebagai tuan rumah penyelenggara Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim ke-8, Pengurus Akuatik Kabupaten Paser terus memantau progres persiapan atlet terbaiknya agar bisa sukses meraih target medali yang diinginkan.
Meski perhelatan tersebut kurang dalam 5 bulan lagi akan terselenggara, namun tidak menjadi persoalan bagi perenang Bumi Daya Taka, karena komposisi perenang sudah masuk dalam program pelatihan.
Pada multi event November mendatang, Sekretaris Umum Akuatik Paser Fadlul Chaliq menyebut, bakal ada 38 nomor yang dipertandingkan.
"Total kelas kami kemarin pada saat koordinasi dengan KONI Kabupaten Paser dan Disporapar dari 40 kelas itu akhirnya kami finally itu melaksanakan 38 nomor tanding," ucap Fadlul, Kamis 16 Juli 2026.
Dari jumlah nomor tersebut, sementara ada 10 perenang Paser yang dipastikan siap turun bertanding, sekaligus menyeleksi 5 atlet lain yang dalam tahan promosi degradasi (promdeg).
Untuk kesepuluh atlet tersebut dikatakan Fadlul sudah menjalani program pelatihan, bahkan diberangkatkan pada Kejurnas yang lalu dan yang pernah menjuarai Asian Games.
"38 nomor ini kalau Akuatik Kabupaten Paser itu inshaAllah kami itu cabor yang realistis. Antara apa yang bisa kami lakukan dan prestasi yang bisa kami berikan. Kami itu realistis terhadap itu. Artinya, kami enggak muluk-muluk, menurunkan atlet akuatik Kabupaten Paser itu yang sudah final itu 10 orang, tapi kami insyaallah akan menurunkan 15 orang," ujar Fadlul menjelaskan.
Melihat komposisi atlet yang ada, Fadlul secara realistis optimis setidaknya bisa mengantongi 10 keping emas untuk kontingen Paser di Porprov nanti.
Hanya saja yang menjadi fokus lain pengurus cabor yakni pelaksanaan teknis pertandingan yakni persoalan wasit dan juri akuatik di Porprov nanti.
Fadlul Chaliq, yang juga dipercaya sebagai menjadi Ketua Pelaksana Porprov Akuatik, menerangkan untuk wasit juri yang turun nanti harus berstifikasi, sehingga pengurus mengambil langkah awal dengan menggelar pelatihan.
"Yang pertama dari segi penjurian karena pemerintah itu mengharuskan bahwa juri wasit yang akan turun di Porprov 2026 itu harus bersertifikasi, makanya kami bikin kemarin kegiatan pelatihan wasit sertifikasi D," kata Fadlul.
Bahkan setelah pelatihan, para wasit juri yang ada ini diikutsertakan dalam penyelenggaraan kejuaraan renang Paser Open pada Juni lalu agar bisa menambah pengalamannya.
"Jadi memang sengaja kita pilih pelatihan ini supaya mereka itu langsung bisa ngerti paham tentang bagaimana karena ini kan lumayan besar kegiatan ini jadi menambah pengetahuan dan menambah pengalaman bagi juri wasit," ujarnya.
Fadlul menerangkan, semua perangkat juri wasit inu dari Technical Delegate (TD) yang digunakan untuk Paser Open dengan sertifikasi internasional, nantinya akan kembali digunakan pada pelaksanaan pertandingan di Porprov.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....