Majelis Taklim Jadi Ruang Masyarakat Kembali Mendekat kepada Agama
- 10 Jul 2026 16:32 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Di tengah kesibukan dan dinamika kehidupan perkotaan, majelis taklim dinilai memiliki peran penting sebagai ruang pembinaan spiritual bagi masyarakat. Melalui kegiatan keagamaan, masyarakat diharapkan tidak hanya memperoleh ilmu agama, tetapi juga memiliki kesempatan untuk kembali memperkuat hubungan dengan Allah SWT.
Pimpinan Majelis Al-Hawi, Andi Muhammad Nuh, mengatakan semangat tersebut menjadi alasan utama digelarnya Selili Berselawat yang dirangkaikan dengan Milad ke-5 Majelis Al-Hawi di Samarinda.
Menurutnya, kegiatan itu bukan sekadar menghadirkan penceramah nasional atau mengumpulkan ribuan jamaah, melainkan menjadi sarana dakwah yang mampu menjangkau masyarakat yang selama ini mungkin mulai jauh dari nilai-nilai keagamaan.
"Kami berharap kegiatan ini menjadi wadah bagi orang-orang yang mungkin jauh dari Allah agar bisa kembali mendekat kepada-Nya. Mereka yang jauh dari nasihat agama, melalui majelis seperti ini bisa kembali mendapatkan pengingat tentang agama," ujarnya saat dikonfirmasi rri.co.id, Jumat 10 Juli 2026.
Andi menjelaskan, Majelis Al-Hawi dibangun dengan semangat menghadirkan dakwah yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat. Ia berharap setiap kegiatan yang diselenggarakan dapat menjadi ruang bagi siapa saja yang ingin belajar agama tanpa memandang latar belakang maupun pengalaman hidup.
Menurutnya, dakwah akan lebih bermakna apabila mampu menyentuh masyarakat yang selama ini belum memiliki kesempatan mengikuti pembinaan keagamaan secara rutin.
Ia menambahkan, keberhasilan sebuah majelis tidak diukur dari banyaknya jamaah yang hadir, tetapi dari perubahan positif yang dirasakan masyarakat setelah mengikuti kegiatan tersebut.
"Kami berharap Majelis Al-Hawi dapat menjadi majelis yang bermanfaat bagi banyak umat, khususnya masyarakat Kelurahan Selili dan umumnya masyarakat Samarinda serta Kalimantan Timur," katanya.
Memasuki usia kelima, Majelis Al-Hawi berkomitmen terus menghadirkan kegiatan yang memperkuat pendidikan keagamaan sekaligus membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat. Menurut Andi, majelis harus mampu menjadi tempat yang menghadirkan ketenangan, mempererat silaturahmi, sekaligus mengajak umat semakin mencintai ajaran Rasulullah SAW.
Di tengah perkembangan teknologi informasi yang menghadirkan beragam pengaruh terhadap kehidupan masyarakat, keberadaan majelis taklim dinilai tetap relevan sebagai ruang membangun karakter dan spiritualitas.
Karena itu, kegiatan seperti Selili Berselawat diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar membangun masyarakat yang religius, rukun, dan saling menguatkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....