BPSDM Kaltim Dorong ASN Perkuat Peran Penjaga Damai di tengah Polarisasi
- 08 Jul 2026 20:59 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Timur menggelar Sharing Session Episode 116 bertema "SMART ASN Sebagai Penjaga Damai di Tengah Konflik", pada Selasa 7 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia sebagai upaya memperkuat kapasitas aparatur sipil negara dalam menghadapi dinamika sosial yang semakin kompleks.
Kepala BPSDM Kalimantan Timur, Nina Dewi, mengatakan tema yang diangkat lahir dari kondisi nyata yang sedang dihadapi masyarakat. Menurutnya, konflik sosial, polarisasi, hingga krisis kepercayaan publik menjadi tantangan yang harus dijawab melalui penguatan peran ASN.
"Tema ini lahir dari realitas yang sedang kita hadapi sekarang. ASN harus mampu menjadi penjaga damai di tengah konflik, polarisasi, dan krisis kepercayaan publik," kata Nina Dewi.
Nina menjelaskan perkembangan media sosial, beragam pandangan politik, serta meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan publik membuat ruang publik semakin dinamis. Kondisi tersebut menyebabkan setiap kebijakan pemerintah mendapat perhatian luas, bahkan tidak jarang memunculkan kritik maupun penolakan apabila tidak dipahami secara menyeluruh.
Menurut Nina, kepercayaan publik menjadi modal utama dalam penyelenggaraan pemerintahan yang efektif. Kepercayaan itu tidak hanya dibangun melalui kebijakan yang baik, tetapi juga melalui sikap ASN yang profesional, komunikatif, adil, dan mampu memberikan pelayanan yang menghadirkan rasa aman bagi masyarakat.
"Kepercayaan masyarakat tidak hanya dibangun melalui kebijakan yang baik, tetapi juga melalui sikap aparatur yang profesional, komunikatif, adil, dan mampu menghadirkan pelayanan yang memberikan rasa aman dan rasa keadilan," ujarnya.
Kepala BPSDM Kaltim menambahkan ASN merupakan wajah negara yang setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat. Karena itu, setiap pelayanan, informasi, maupun keputusan yang diambil aparatur akan memengaruhi persepsi publik terhadap pemerintah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....