Target 15 Emas Porprov ke-8, Atlet Dayung Paser Butuh Suntikan Motivasi

  • 07 Jul 2026 04:44 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Paser - Pengcab Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kabupaten Paser yakin dan optimis dalam perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim ke-8 nanti, bisa berkontribusi dan menyumbangkan medali emas untuk Paser sebagai tuan rumahnya.

Sebagai salah satu cabor lumbung kepingan emas, dayung memang diketahui hingga kini menjadi barometer cabor yang ada di Kaltim. Mengandalkan kekuatan fisik, ketahanan tubuh, dan kerja sama tim, menjadikan Paser cukup disegani daerah lain.

Sejak 2025 lalu, pendayung Paser terus mengasah program latihannya baik fisik, teknik dan mental bertanding dengan mengikuti berbagai event.

Dibawah asuhan M Yunus sebagai Kepala Pelatih Dayung Paser, Ia optimis para atlet yang digemblengnya selama ini bisa mengantongi 15 emas dan keluar sebagai juara umum.

Kepala Pelatih Dayung Paser M Yunus.

"Kalau sesuai hasil BK kemarin kami dapat sekitar 11 medali emas, 6 perak dan 1 perunggu. Jadi target kami ini 15 emas, yang perak itu kami dongkrak mudah-mudahan bisa naik emas, kemudian yang emas bisa kami pertahankan," ujar M Yunus kepada RRI. Senin, 6 Juli 2026.

Targetan medali tersebut dikatakannya cukuo realistis dengan disiplin anak-anak asuhannya yang selalu antusias mengikuti arahan dalam setiap program latihan yang dijalani hampir disetiap harinya.

"Intinya kami akan terus berusaha, makanya kami selalu latihan dengan maksimal ini," ucapnya.

Meskipun Ketua PODSI Paser Ikhwan Antasari turut membantu skuad Dayung Bumi Daya Taka, namun selama program latihan yang dijalani ini masih belum cukup dengan sarana prasarana yang dikatakan seadanya.

Yunus menyebutkan, untuk menambah intensitas dan volume program latihan, atlet masih kekurangan seperti suplemen maupun vitamin atlet. Selain itu peralatan latihan yang masih dibawah standar.

Menurutnya, masalah ini menjadi kendala yang tak kunjung selesai hingga sekarang, karena jika daerah menuntut dan menginginkan medali emas, maka perlu ada perhatian lebih dari pemerintah terhadap patriot olahraga Paser.

"Artinya kami tidak bisa memaksa, takutnya nanti enggak sesuai pengeluaran dengan yang masuk ke tubuh si atlet. Nah, kemudian yang kedua seharusnya saat ini kami sudah memakai alat yang digunakan pada saat lomba. Alat tandingnya sudah harus perlu punya," kata Yunus.

Ia menerangkan, meskipun peralatan latihan seperti kayak baru sudah ada, namun atlet yang menggunakannya harus menyesuaikan diri dan perlu menyatu, agar tidak terjadi kesalahan saat perlombaan.

"Kayak seperti perahu ini kan beda kita. Memakai perahu yang lain rasanya juga beda lagi, keseimbangannya, kelingkarannya. Nah, itu perlu penyesuaian," ujarnya menerangkan.

Yunus berharap, 3 bulan sebelum November 2026 tepatnya pelaksanaan Porprov ke-8, peralatan termasuk perahu untuk atlet ini sudah tiba agar bisa menyesuaikan lebih lama lagi.

Kemudian, agar anak asuhnya lebih termotivasi lagi dalam menjalankan program latihan, maka juga memerlukan program pemusatan dengan melakukan try out ke luar daerah dan mencari lawan yang tangguh seperti di Pulau Jawa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....