Penimbunan Longsoran Bukit Soeharto Picu Kemacetan Panjang

  • 06 Jul 2026 13:09 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Kutai Kartanegara – Aktivitas penimbunan material tanah dari lokasi longsoran di Kilometer 28 kawasan Bukit Soeharto menuju proyek pembangunan masjid di Kilometer 28 Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, menyebabkan kemacetan panjang di jalan poros Samarinda–Balikpapan, Senin 6 Juli 2026.

Kemacetan terjadi karena lalu lalang truk pengangkut tanah yang keluar masuk lokasi penimbunan. Arus kendaraan dari kedua arah bergerak sangat lambat, bahkan antrean kendaraan mengular hingga menyebabkan waktu tempuh bertambah hampir satu jam.

Tim Reaksi Cepat (TRC) Desa Batuah turut melakukan pemantauan di lapangan untuk membantu mengatur arus lalu lintas sekaligus menginformasikan kondisi kepada para pengguna jalan agar tetap berhati-hati saat melintas di kawasan tersebut.

Koordinator TRC Batuah, Husni, mengatakan kepadatan kendaraan dipicu oleh aktivitas pengangkutan material tanah dari titik longsoran menuju lokasi pembangunan masjid yang berada tidak jauh dari kawasan tersebut.

"Aktivitas loading tanah dari longsoran Kilometer 28 menuju pembangunan masjid di Kilometer 28 Batuah mengakibatkan kemacetan di jalan poros. Antrean kendaraan hampir satu jam, sehingga kami mengimbau masyarakat untuk bersabar dan berhati-hati saat melintas," ujar Husni kepada RRI.

Pengguna jalan diharapkan dapat mengatur waktu perjalanan atau mencari jalur alternatif apabila memungkinkan, terutama pada jam-jam aktivitas pengangkutan material berlangsung. Pengendara juga diminta mematuhi arahan petugas di lapangan demi menjaga kelancaran lalu lintas.

Hingga berita ini diturunkan, aktivitas pengangkutan material masih berlangsung dan arus lalu lintas di ruas jalan poros Samarinda–Balikpapan kawasan Kilometer 28 Bukit Soeharto masih terpantau padat merayap. Warga berharap pengaturan lalu lintas dapat ditingkatkan agar kemacetan tidak berlangsung lebih lama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....