Terkendala Sapras, Progres Persiapan Fencer Paser Masih 50 Persen

  • 04 Jul 2026 17:33 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Paser - Tim Anggar Kabupaten Paser kini sudah mulai masuk pada program persiapan khusus per 1 Juli 2026. Di mana, para atlet setelah di gembleng fisiknya, kini fokus pada pemantapan teknik menjelang penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim ke-8 pada November 2026 mendatang.

Hanya saja selama ini para atlet anggar Bumi Daya Taka menjalani program latihan seadanya dengan keterbatasan peralatan serta menggunakan area kosong di lantai 3 Kandilo Plaza, Tanah Grogot.

Pelatih Anggar Paser Dodi Wahyudi, menerangkan dalam persiapan khusus ini progres atlet baru mencapai setengahnya atau tepatnya baru 50 persen saja dari yang diinginkan.

"Kalau untuk progres karena banyak kendala cuma satu sih, kita cuma bisa bilang bilang masih 50 persen karena kendalanya atlet kita kan belum megang alat semua," kata Dodi, saat ditemui rri.co.id, Jumat 3 Juli 2026.

Selain itu untuk sarana prasaran yang digunakan, dikatakan Dodi hingga kini belum terpenuhi untuk bisa maksimal menjalankan program latihan secara maksimal.

"Contoh misalnya alat pertandingan kami seperti pedang, habis itu helmnya dan sama kostumnya juga," ujarnya.

Ia menerangkan memiliki Plaza menjadi tempat latihan teknik anak asuhnya itu karena ingin memanfaatkan area luas yang kosong agar para atlet lebih leluasa bergerak.

Sedangkan untuk latihan fisik pada setiap hari Kamis di kawasan Komplek Stadion Sadurengas.

"Karena melihat juga tempatnya agak sedikit luas dan teman-teman bisa bergerak maksimal untuk anggar ya maka masih kita pakai di Plaza ini," ucap Dodi menerangkan.

Ia berharap anggar bisa segera memiliki gedung sendiri agar bisa memaksimalkan persiapan atlet sekaligus menjalankan program pembinaan berkala.

Lebih lanjut, Dodi menyebut untuk menghadapi Porprov nanti berencana bakal menurunkan full skuad sebanyak 24 fencer (atlet) terbaiknya, namun sementara yang ditampung saat ini ada 16 orang.

Hanya saja jumlah tersebut masih menunggu hasil finalisasi jumlah kelas atau nomor yang dipertandingkan.

Dari persiapan yang sudah dijalani, Dodi mengaku memang jumlah presentase saat ini masih dibawah standar yang diinginkannya, sebab untuk bisa mencapai kualitas teknik dan fisik terbaik setidaknya harus meraih 80 persen.

"Untuk sampai ke 80 itu kita menunggu dari KONI dan juga Disporapar Paser, tergantung bantuan tadi. Bantuan saprasnya yang ada di sini. Kalau untuk pelatih dan atlet, kami on going terus," katanya Dodi.

Walau pun atlet terus semangat dalam menjalani program latihan, namun dikatakan Dodi tidak bisa bertahan jika seperti ini terus karena motivasi fencer Bumi Paser bisa saja menurun tanpa adanya sapras ataupun peralatan latihan yang memadai.

"Seharusnya kan kalau di TC itu kita sudah mulai dipikirkan untuk kondisi atlet. Tapi kan untuk saat ini ya kita masih mandiri secara Pengcab masih mandiri paling yang kita sering lakukan adalah makan bubur kacang ijo bersama saja, bubur kacang hijau bersama," ucapnya.

Dodi pun berharap, untuk meraih hasil maksimal dan persiapan matang, persoalan kendala yang dihadapi anggar Paser saat ini bisa segera teratasi, mengingat kurang 5 bulan lagi penyelenggaraan Porprov ke-8 bakal mulai bergulir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....