MUI Kaltim: Pesantren Harus Menjadi Rumah Aman Bagi Para Santri

  • 04 Jul 2026 07:09 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam tertua yang memiliki peran besar dalam membentuk karakter generasi bangsa. Kepercayaan masyarakat terhadap pesantren perlu terus dijaga melalui penyelenggaraan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan.

Sekretaris Komisi Pendidikan dan Kaderisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Timur, Riswadi, menegaskan kedisiplinan santri dapat dibangun tanpa menggunakan kekerasan. Menurutnya, pola pengasuhan yang baik justru akan menghasilkan proses pendidikan yang lebih efektif dan bermartabat.

Riswadi menjelaskan, MUI Kalimantan Timur memiliki sejumlah program yang mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang ramah anak. Salah satunya melalui program MUI Goes to School yang memberikan edukasi mengenai pencegahan perundungan, kekerasan seksual, dan intoleransi di lingkungan pendidikan.

"Pesantren harus melaksanakan pengasuhan yang layak, menyediakan fasilitas yang aman, serta memiliki mekanisme pelaporan yang mudah agar santri merasa terlindungi selama menuntut ilmu," katanya.

Ia menilai, perlindungan terhadap santri merupakan tanggung jawab bersama seluruh pihak. Menurut Riswadi, berbagai kasus yang muncul di sejumlah pesantren tidak boleh dijadikan alasan untuk memberikan stigma negatif terhadap seluruh lembaga pesantren. Ia menegaskan, kasus tersebut bersifat individual sehingga tidak dapat digeneralisasi sebagai kesalahan institusi pesantren.

Riswadi juga mengingatkan, seorang kiai dan guru agama merupakan teladan bagi masyarakat. Oleh sebab itu, seluruh pendidik harus menjaga akhlak, adab, serta perilaku agar mampu menjadi contoh yang baik bagi para santri.

"Kita harus mengembalikan marwah pesantren sebagai tempat menimba ilmu yang aman tanpa mengorbankan keamanan, kenyamanan, dan perlindungan terhadap anak. Para santri juga harus berani melapor apabila menemukan tindakan yang bertentangan dengan syariat maupun aturan yang berlaku," ujar Riswadi.

Ia berharap, seluruh elemen masyarakat dapat berkolaborasi untuk menjaga pesantren sebagai lembaga pendidikan yang melahirkan generasi berilmu, berakhlak, dan siap menjadi pemimpin bangsa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....