Venue Latihan Belum Layak Guna, Atlet Menembak Paser "Tehambur"

  • 03 Jul 2026 07:03 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Paser - Pengurus Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Kabupaten Paser, tengah mengupayakan pembangunan venue menembak bisa segera rampung, agar persiapan atlet menatap Porprov tidak terganggu.

Hanya saja diketahui venue menembak yang berada di sebelah GOR Bela Diri Komplek GOR Sadurengas itu dibangun sejak 2025 lalu dengan harapan bisa rampung di tahun yang sama dan bisa menggunakannya untuk persiapan dari awal 2026.

Namun hingga kini, kondisi venue tersebut masih belum tuntas pengerjaannya, bahkan dapat dikatakan belum layak menjadi tempat latihan.

Kondisi terkini venue menembak Paser.

Seperti yang dikatakan Ketua Pengkab Perbakin Paser, Hendrawan Putra, bahwa untuk latihan kelas target 10 meter memerlukan jarak yang cukup luas.

Namun, karena tempat latihan yang awalnya di area Stadion Sadurengas dibongkar menjadi Kantor Disporapar Paser, maka tidak ada tempat untuk penembak Bumi Paser berlatih.

Ketua Pengkab Perbakin Paser Hendrawan Putra.

"Karena bukan sembarangan untuk lapangan tembaknya yang kelas target 10 meter. Memang kalau lapangan kita ini jadi, belum ada Kabupaten/Kota punya. Itu alatnya level Internasional punya "Zeus" namanya. Enggak perlu lagi lihat di kertas tapi pakai monitor," ujar Hendrawan Putra menjelaskan.

Dirinya pun sangat menyayangkan akan potensi para atletnya karena persiapan yang dirasa seadanya. Sehingga berat bagi Hendrawan menyampaikan optimisnya meraih target medali emas Porprov.

"Anak-anak saja latihan sementara seadanya saja, makanya kalau ditanya target aduh kasihannya aku," katanya sambil megang kepala.

Hendrawan sebelumnya juga sempat menyampaikan kepada Disporapar Paser agar benar-benar teliti memilih kontraktor yang mengerjakan proyek pembangunan venue.

"Tolonglah pekerjaan fisiknya dikerjakan orang yang memang betul-betul ahli, orang-orang yang pernah mengerjakan itu karena lapangan nembak itu khusus, pencahayaannya ada, seperti apa anginnya, tapi ya aku enggak tahu itu di luar non teknis lah," katanya Hendrawan.

Karena masalah ini menurutnya cukup kompleks, Hendrawan menyebut para atletnya yang dipersiapkan saat ini tengah tersebar ke daerah-daerah lain menjalani program mandiri.

"Tehambur (tersebar). Iya tehambur dia ada yang di Samarinda bawa alat-alat mandiri. Kasihan itu, tapi ini sudah ada latihan mereka seadanya disitu sudah," ujarnya menggunakan bahasa daerah.

Meski begitu, sementara ini untuk alat latih tanding yang diajukan untuk pengadaan ke Disporapar Paser belum tiba, sehingga atlet masih menggunakan peralatan yang seadanya saja.

Namun Ia menegaskan belum bisa menargetkan apapun jika melihat kondisi persiapan yang seperti ini.

"Aku kemarin target wah luar biasa. Tapi ini enggak bisa tehambur anak-anak," kata Hendrawan.

Hendrawan mengaku dalam beberapa pertemuan di forum menyampaikan persoalan venue yang tak kunjung rampung, upaya tersebut terus dilakukannya agar para atlet bisa berlatih dengan nyaman.

Ia berharap masalah ini bisa segera teratasi, agar Perbakin Paser bisa berkontribusi menyumbangkan medali emas di Porprov Kaltim ke-8 yang bakal bergulir pada 14 November 2026 mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....