BNN Samarinda Maksimalkan Media Sosial Tangkal Peredaran Narkotika

  • 02 Jul 2026 07:44 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Perkembangan teknologi digital membawa tantangan baru dalam upaya pemberantasan narkotika. Pola peredaran narkotika kini telah bergeser dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana transaksi dan promosi. Kondisi ini mendorong BNN Kota Samarinda untuk turut memperkuat strategi pencegahan melalui ruang digital.

Hal itu ditegaskan oleh Ketua Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Samarinda, Rinadya Haryana. Menurutnya, pelaku peredaran narkotika tidak lagi mengandalkan transaksi secara langsung atau bertemu di lokasi tertentu. Kemudahan teknologi memungkinkan transaksi dilakukan secara daring sehingga masyarakat dapat mengakses barang terlarang tersebut dengan lebih mudah apabila tidak memiliki kewaspadaan yang cukup.

"Nah, ini merupakan tantangan juga untuk kami, BNN Kota Samarinda, bahwa ketika strategi daripada para pengedar ini sudah sampai ke sosial media, kita juga enggak mau kalah," kata Rinadya.

Ketika para pelaku memanfaatkan media sosial sebagai sarana peredaran narkotika, maka strategi pencegahan juga harus beradaptasi dengan memanfaatkan platform digital sebagai media edukasi kepada masyarakat. Karena itu, BNN Kota Samarinda terus mengoptimalkan berbagai kanal media sosial untuk menyampaikan informasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika.

"Tapi kami, sosial media kami enggak cuman Facebook aja yang kami gencarkan untuk edukasi, tapi TikTok, YouTube, kemudian Instagram, Twitter. Kami semuanya aktif untuk memberikan semangat edukasi kepada masyarakat bahwa jangan pernah mencoba kalau ada hal-hal yang memang mencurigakan atau kita tidak tahu," katanya.

Rinadya menilai edukasi yang dilakukan secara konsisten melalui media sosial diharapkan mampu membangun kesadaran masyarakat sebelum mengambil keputusan yang berisiko. Beragam konten edukatif terus diproduksi, mulai dari video pendek, infografis, hingga kampanye digital yang dikemas secara menarik dan mudah dipahami.

Melalui pendekatan digital tersebut, BNN Kota Samarinda berharap masyarakat semakin bijak dalam menggunakan media sosial serta mampu mengenali berbagai modus peredaran narkotika yang terus berkembang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....