Disnaker Bontang Latih 28 Calon Barber, Siapkan Tenaga Terampil dan Wirausaha Baru
- 30 Jun 2026 20:31 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Bontang - Pemerintah Kota Bontang terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan berbasis keterampilan. Salah satu program yang kembali digelar adalah pelatihan barbershop yang menyasar masyarakat yang ingin memiliki keahlian sekaligus peluang membuka usaha mandiri.
Pelatihan yang berlangsung di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Madinah Smart, Jalan Cut Nyak Dien, Kelurahan Bontang Baru, diikuti sebanyak 28 peserta. Selama pelatihan, mereka akan mendapatkan pembelajaran intensif mengenai teknik dasar hingga keterampilan memangkas rambut sesuai kebutuhan industri jasa saat ini.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bontang, Asdar Ibrahim, mengatakan program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal. Menurutnya, sektor jasa, termasuk usaha barbershop, masih memiliki peluang berkembang karena kebutuhan masyarakat terhadap layanan potong rambut terus meningkat.
Ia berharap pelatihan ini mampu melahirkan tenaga kerja yang siap bekerja di barbershop maupun membangun usaha sendiri setelah menyelesaikan pendidikan.
"Pelatihan ini kami harapkan tidak hanya menghasilkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan, tetapi juga mendorong lahirnya pelaku usaha baru yang mampu membuka lapangan pekerjaan," ujarnya.
Dalam kegiatan pembukaan, Asdar didampingi Kepala Bidang Pelatihan, Produktivitas, dan Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Bontang, Takdir Mannang.
Takdir mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti setiap materi dengan sungguh-sungguh karena kesempatan memperoleh pelatihan yang difasilitasi pemerintah merupakan bekal penting untuk meningkatkan kemampuan kerja.
Menurutnya, proses belajar tidak hanya berlangsung melalui praktik, tetapi juga melalui diskusi bersama instruktur yang telah memiliki pengalaman di bidangnya.
Ia mendorong peserta memanfaatkan waktu pelatihan untuk memperdalam kemampuan dan tidak ragu mengajukan pertanyaan apabila menemui kesulitan selama proses belajar.
"Gunakan kesempatan ini untuk menyerap ilmu sebanyak mungkin. Jangan malu bertanya kepada instruktur karena pengalaman yang diperoleh selama pelatihan akan menjadi modal saat memasuki dunia kerja," katanya.
Melalui program tersebut, Disnaker berharap kualitas sumber daya manusia di Kota Bontang terus meningkat sehingga mampu memenuhi kebutuhan dunia usaha sekaligus mengurangi angka pengangguran melalui penciptaan usaha baru.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....