Kembalinya AirAsia Diyakini Perkuat Pariwisata dan Investasi Berau

  • 30 Jun 2026 20:27 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Berau - Dibukanya kembali penerbangan langsung AirAsia pada rute Surabaya–Berau mulai awal Juli 2026 diperkirakan akan memberikan dampak positif terhadap pengembangan sektor pariwisata dan perekonomian Kabupaten Berau. Konektivitas udara yang semakin baik dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kunjungan wisatawan maupun aktivitas investasi.

Surabaya selama ini dikenal sebagai salah satu pusat bisnis dan transportasi terbesar di Indonesia. Kehadiran kembali penerbangan langsung menuju Berau membuka akses yang lebih mudah bagi wisatawan maupun pelaku usaha yang ingin berkunjung ke wilayah tersebut.

Kepala BLU UPBU Kalimarau, Patah Atabri, mengatakan rute tersebut memiliki peran strategis karena menghubungkan Berau dengan jaringan penerbangan yang lebih luas melalui Surabaya sebagai salah satu hub utama Indonesia AirAsia.

Menurutnya, semakin baik konektivitas udara akan berdampak langsung terhadap berbagai sektor, mulai dari pariwisata, perdagangan, hingga investasi.

Berau memiliki sejumlah destinasi wisata unggulan yang selama ini menjadi daya tarik wisatawan, seperti Kepulauan Derawan, Pulau Maratua, Labuan Cermin, Kakaban, serta berbagai objek wisata bahari lainnya. Kemudahan akses transportasi diyakini akan mendorong peningkatan jumlah kunjungan, baik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Selain sektor pariwisata, dunia usaha juga diperkirakan memperoleh manfaat dari kembali beroperasinya rute tersebut. Mobilitas pelaku bisnis akan menjadi lebih efisien karena tersedia pilihan penerbangan langsung menuju salah satu pusat ekonomi di Pulau Jawa.

Patah menilai konektivitas transportasi udara memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan daerah. Semakin banyak pilihan penerbangan, semakin besar pula peluang Berau untuk menarik investasi baru dan memperluas aktivitas ekonomi.

"Beroperasinya kembali AirAsia diharapkan tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perkembangan pariwisata, perdagangan, dan investasi di Kabupaten Berau," ujarnya.

Pemerintah dan pengelola Bandara Kalimarau berharap kehadiran kembali AirAsia menjadi awal dari peningkatan konektivitas udara di Berau. Ke depan, penambahan frekuensi maupun rute penerbangan baru diharapkan mampu memperkuat posisi Berau sebagai salah satu gerbang utama pariwisata Kalimantan Timur sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....