Hujan Debu di Balikpapan Dikeluhkan Warga, DPRD Akan Panggil Pihak Terkait
- 25 Jun 2026 06:43 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Balikpapan – Fenomena hujan debu yang melanda sejumlah wilayah di Kota Balikpapan, seperti Balikpapan Tengah, Balikpapan Barat, dan Balikpapan Utara, mendapat perhatian serius dari Ketua DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri. Warga mengeluhkan adanya lapisan partikel debu tebal yang menempel di atap rumah hingga kendaraan mereka.
Menanggapi laporan tersebut, Alwi mengungkapkan pihaknya telah menerima banyak aduan dari masyarakat terkait kondisi tersebut. Ia menduga partikel debu berasal dari aktivitas pembakaran atau operasional pabrik di kawasan industri, termasuk area kilang Pertamina.
"Ada laporan dari masyarakat terkait butiran debu. Tentunya kita harus mencari tahu dari mana asalnya, apakah dari aktivitas pembakaran pabrik Pertamina," ujar Alwi, Kamis 25 Juni 2026.
Menurut Alwi, DPRD Balikpapan tidak akan tinggal diam apabila polusi udara ini terus berlanjut dan berdampak langsung terhadap kenyamanan serta kesehatan masyarakat. Paparan debu yang terhirup saat beraktivitas di luar ruangan berpotensi mengganggu kesehatan pernapasan dan menurunkan kualitas lingkungan.
"Jika hal ini terlalu sering terjadi, tentu bisa mengganggu pernapasan dan kebersihan lingkungan. Menurut saya, ini harus menjadi perhatian serius kita bersama," katanya.
Saat ini, DPRD Balikpapan masih melakukan pemantauan di lapangan dan menunggu perkembangan situasi dalam satu hingga dua hari ke depan. Jika keluhan masyarakat terus bermunculan, DPRD memastikan akan memanggil pihak terkait, termasuk Pertamina dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), guna meminta penjelasan mengenai sumber partikel debu yang menyebabkan fenomena hujan debu di Balikpapan.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan kualitas udara tetap terjaga dan mencegah dampak yang lebih luas terhadap kesehatan masyarakat serta lingkungan di Kota Balikpapan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....