Gudang Serbuk Kayu PT BFI di PPU Terbakar, Diduga Dipicu Percikan Las
- 23 Jun 2026 12:44 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Penajam Paser Utara - Sebuah gudang penyimpanan serbuk kayu milik PT BFI di Kelurahan Jenebora, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), terbakar pada Senin 22 Juni 2026 siang. Berkat respons cepat petugas pemadam kebakaran dan unsur gabungan, api berhasil dipadamkan tanpa menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.
Petugas Pusdalops BPBD Kalimantan Timur, Muriono, menyampaikan kebakaran terjadi di area perusahaan PT BFI yang berlokasi di kawasan Donghwa. Laporan pertama diterima dari pihak keamanan perusahaan pada pukul 14.20 Wita.
Berdasarkan laporan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten PPU, objek yang terbakar merupakan satu unit gudang penyimpanan serbuk kayu. Dugaan sementara, kebakaran dipicu percikan api dari aktivitas pemotongan besi yang mengenai tumpukan serbuk kayu di dalam gudang.
"Diduga disebabkan oleh percikan api pemotongan besi yang terkena serbuk kayu sehingga mengakibatkan kebakaran pada gudang penyimpanan serbuk kayu," ujarnya.
Setelah menerima laporan, petugas Damkar Jenebora langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Armada pertama tiba di tempat kejadian perkara hanya tiga menit setelah laporan diterima, yakni pada pukul 14.23 Wita.
Proses pemadaman melibatkan sejumlah armada, di antaranya Brandweer Kajama KT 9945 VP, truk tangki KT 8549 VP, Fire Jeep KT 9935, Brandweer Kajama Maridan, Brandweer Kajama Sotek, serta unit Damkar dari Yonif. Upaya pemadaman berlangsung selama lebih dari tiga jam hingga api berhasil dikendalikan sepenuhnya.
Muriono mengatakan sinergi antarinstansi menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan kebakaran sehingga api tidak meluas ke area lain di sekitar lokasi kejadian.
Selain personel Damkar dari Posko Jenebora, Sotek, dan Maridan, operasi pemadaman juga melibatkan lima personel Yonif TP 826, dua personel Polri, serta satu anggota Relawan Kebakaran (Redkar). Seluruh unsur bekerja sama melakukan pemadaman dan pengamanan lokasi.
Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban luka maupun korban meninggal dunia. Meski demikian, satu gudang penyimpanan serbuk kayu terdampak kebakaran dan mengalami kerusakan akibat amukan api.
Setelah memastikan titik api padam dan kondisi lokasi aman, seluruh petugas menyelesaikan operasi pada pukul 17.30 Wita dan kembali ke pos masing-masing untuk bersiaga menghadapi potensi kejadian darurat lainnya.
Pihak terkait mengimbau perusahaan maupun masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat melakukan pekerjaan yang berpotensi menimbulkan percikan api, terutama di area yang terdapat material mudah terbakar seperti serbuk kayu, guna mencegah terjadinya kebakaran serupa di masa mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....