SMA Kolese Xaverius Hadir Perkuat SDM PPU Menyongsong IKN

  • 22 Jun 2026 14:27 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Penajam Paser Utara - Pembangunan SMA Kolese Xaverius di Kelurahan Buluminung, Kecamatan Penajam, menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Peletakan batu pertama sekolah tersebut dilakukan Minggu 21 Juni 2026 sebagai tanda dimulainya pembangunan lembaga pendidikan menengah yang berorientasi pada pembentukan karakter, kepemimpinan, dan kompetensi generasi muda.

Kehadiran SMA Kolese Xaverius dinilai tidak hanya menambah pilihan akses pendidikan bagi masyarakat PPU, tetapi juga menjawab tantangan peningkatan kualitas SDM di tengah transformasi kawasan akibat pembangunan IKN. Dalam beberapa tahun ke depan, kebutuhan tenaga kerja yang memiliki kemampuan akademik, karakter kuat, dan daya saing tinggi diperkirakan akan terus meningkat seiring berkembangnya pusat pemerintahan baru Indonesia tersebut.

Staf Ahli Bupati PPU Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Margono Hadi Sutanto, mengatakan pembangunan sekolah tersebut merupakan bentuk kolaborasi positif antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan dalam menyiapkan generasi masa depan yang mampu mengambil peran dalam pembangunan daerah.

Menurut Margono, tantangan pembangunan tidak hanya terletak pada penyediaan infrastruktur fisik, tetapi juga kesiapan manusia yang akan mengelola dan memanfaatkan berbagai peluang yang muncul dari hadirnya IKN.

“Daerah ini membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, semangat pelayanan, dan kepedulian terhadap masyarakat. Kehadiran SMA Kolese Xaverius diharapkan dapat mendukung tujuan tersebut,” ujarnya.

Pembangunan sekolah yang dikelola Yayasan Budi Siswa tersebut juga mencerminkan meningkatnya kepercayaan lembaga pendidikan terhadap prospek perkembangan PPU. Seiring bertambahnya jumlah penduduk dan aktivitas ekonomi di wilayah penyangga IKN, kebutuhan terhadap layanan pendidikan berkualitas menjadi salah satu aspek penting yang harus dipenuhi.

Provinsial Serikat Jesus, P. Benedictus Hari Juliawan, SJ, menjelaskan bahwa pendirian SMA Kolese Xaverius merupakan bagian dari komitmen menghadirkan layanan pendidikan yang mampu menjangkau dan melayani masyarakat di wilayah yang terus berkembang.

Ia mengatakan semangat pendirian sekolah tersebut terinspirasi dari Santo Fransiskus Xaverius yang dikenal memiliki dedikasi besar dalam bidang pendidikan dan pelayanan kemanusiaan di berbagai wilayah dunia, termasuk Nusantara.

“Peletakan batu pertama bukan sekadar awal pembangunan fisik sekolah, melainkan juga awal terjalinnya kerja sama dan persaudaraan dengan masyarakat setempat dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa,” katanya.

Sementara itu, Uskup Keuskupan Agung Samarinda, Mgr. Yustinus Harjosusanto, MSF, menegaskan bahwa pendidikan memiliki peran sentral dalam menentukan kemajuan suatu daerah. Karena itu, keberadaan SMA Kolese Xaverius diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, spiritualitas, serta kepedulian sosial yang kuat.

“Sekolah ini terbuka bagi semua kalangan. Kami ingin menghadirkan pendidikan yang tidak hanya mengembangkan intelektualitas, tetapi juga membentuk karakter, spiritualitas, dan kepedulian sosial peserta didik,” ucapnya.

Kegiatan tersebut juga diisi dengan doa lintas agama yang menjadi simbol kebersamaan dan dukungan berbagai elemen masyarakat terhadap pembangunan sekolah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....